Wakil Ketua DPR Dorong Pesantren Adaptif dengan Teknologi

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya transformasi digital di seluruh pondok pesantren di RI.

Menurutnya, pesantren harus menjadi lembaga yang adaptif dan ramah terhadap perkembangan teknologi informasi agar mereka bisa menjawab tantangan zaman.

Salah satu contoh lembaga pendidikan yang menjadi perhatiannya adalah Pondok Pesantren Al-Husaeni Cihelang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cucun menambahkan adaptif harus dimiliki santri di tengah kehadiran kecerdasan buatan atau Ai, serta lahirnya berbagai konsep teknologi baru lainnya agar mereka para santri tetap memiliki daya saing di masa depan. 

"Bahwa pesantren sekarang harus sudah adaptif dengan perkembangan teknologi informasi. Saya ingin pesantren-pesantren itu sudah ramah dengan perkembangan teknologi informasi karena tantangan zaman ke depan. Sekarang sudah lahirnya AI, lahirnya sekarang berbagai konsep-konsep tentang teknologi yang harus diadaptif, diimbangi oleh para santri yang ada di pesantren," katanya dalam keterangan resmi Selasa (16/6).

Meski harus adaptif dengan perubahan teknologi, Cucun juga berharap bahwa itu semua tidak mengurangi nilai tradisional di pesantren.

Ia berharap keberadaan teknologi informasi yang ditunjang nilai pesantren ke depan bisa menjadikan posisi santri semakin kuat.

Tak hanya itu, ia berharap ke depan dengan penguasaan teknologi yang mumpuni, santri bisa menjadi sumber daya manusia unggul dan siap menghadapi dinamika global. 

Selain memberikan petuah ke santri di Pondok Pesantren Al-Husaeni Cihelang, dalam kunjungannya ke Ciparay, Cucun juga meninjau pasar murah untuk warga Desa Cihelang, Ciparay.

Pasar murah digelar melalui kerja sama DPR dengan Bappanas, Barang Pangan Nasional.

"Kemudian juga kita akan kerja sama dengan Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan di Kabupaten Kota yang ada di Jawa Barat. Dan saya harap semua juga himbau teman-teman saya, terutama yang di BKB. Baik yang DPR RI, DPRI Provinsi, DPRI Kabupaten Kota. Semua gelar pasar murah ini di tiap kecamatan, desa-desa yang ada di Kabupaten Bandung," katanya.

Ia berharap kehadiran pasar murah bisa membantu dan meringankan kondisi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

(tim)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sports | | | |