Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP - Carl Fogarty dikenal sebagai salah satu legenda dalam sejarah World Superbike setelah memenangkan empat gelar dunia bersama Ducati. Namun, ia ternyata menyimpan keinginan untuk merasakan persaingan dengan sejumlah legenda Grand Prix. Menariknya tak ada nama-nama besar rider MotoGP seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez.
Nama Carl Fogarty tidak bisa dipisahkan dari kesuksesan Ducati di World Superbike. Legenda balap asal Inggris tersebut berhasil memenangkan empat gelar dunia antara 1994 hingga 1999 sebelum mengakhiri kariernya pada 2000.
Namun jauh sebelum menjadi legenda WSBK, Fogarty juga sempat merasakan persaingan di kelas 500cc yang kini dikenal sebagai MotoGP. Ia tampil dalam enam balapan kelas utama dan meraih hasil terbaik berupa finis keempat di Silverstone pada 1993.
Selama berkiprah di Grand Prix, Fogarty sempat berhadapan dengan sejumlah nama besar seperti Kevin Schwantz, Wayne Rainey, dan Mick Doohan.
Menariknya, ketika ditanya mengenai pembalap yang ingin ia hadapi, Fogarty justru memilih legenda dari generasi yang lebih tua.
Ia menyebut Barry Sheene dan Kenny Roberts sebagai dua pembalap yang ingin dilawannya pada era 1970-an. Fogarty kemudian membawa pilihannya lebih jauh dengan menyebut Mike Hailwood dan Giacomo Agostini.
"Saya pikir akan menyenangkan balapan pada era 1970-an, bersama Barry Sheene dan Kenny Roberts. Akan sangat menarik bertarung dengan mereka, dan keduanya finis kedua serta ketiga di belakang saya," ujar Fogarty, dikutip dari MotoGP News.
"Kembali ke era sebelumnya, mungkin bersama Hailwood dan Agostini dengan Honda enam silinder dan MV. Saat itu, laki-laki benar-benar laki-laki, jujur saja. Itu pasti menjadi masa yang menyenangkan untuk terlibat dalam balapan," lanjutnya.
Agostini memang merupakan salah satu sosok terbesar dalam sejarah balap motor. Legenda Italia tersebut mengoleksi 15 gelar juara dunia Grand Prix, termasuk tujuh titel kelas 500cc.
Sementara itu, Hailwood memenangkan sembilan gelar Grand Prix dan dikenal sebagai salah satu pembalap Inggris terbaik sepanjang masa. Sheene juga menjadi juara dunia 500cc dua kali, sedangkan Roberts meraih tiga gelar di kelas tersebut.
Menariknya, Fogarty tidak menyebut nama pembalap modern seperti Valentino Rossi atau Marc Marquez. Hal tersebut cukup masuk akal mengingat Fogarty juga pernah mengkritik perkembangan motor MotoGP modern, khususnya penggunaan aerodinamika dan perangkat ride-height.
Ia bahkan pernah melontarkan kritik keras mengenai aturan tekanan ban MotoGP setelah Marc Marquez terkena dampaknya di Brno.
Artikel Tag: marc marquez, valentino rossi, giacomo agostini, kenny roberts
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/rossi-dan-marquez-tak-masuk-pilihan-carl-fogarty-pilih-4-legenda-motogp

6 hours ago
5

















































