Pemikiran Bos Mercedes Usai Keputusan Sulit Tanpa Perintah Tim

3 hours ago 5

Ligaolahraga.com -

Berita F1 baru-baru ini menyoroti keputusan berani dari Toto Wolff, kepala tim Mercedes, yang memilih untuk membiarkan para pembalapnya saling bersaing di Monza, meskipun keputusan tersebut "sangat sulit". Mantan pembalap Formula 1, David Coulthard, mengulas tentang pola pikir Wolff dalam menghadapi situasi ini.

Kimi Antonelli, yang memulai dari posisi ke-19 di grid, berhasil memimpin finis Mercedes satu-dua dalam Grand Prix Italia. Dengan tiga putaran tersisa, pembalap muda ini mengambil alih posisi terdepan. Untuk kesekian kalinya musim ini, Antonelli dan Russell bertarung sengit sepanjang balapan, di mana pada satu titik, pemimpin klasemen sempat keluar dari lintasan.

Panggilan radio sempat diberikan kepada kedua pembalap di pertengahan balapan untuk menjaga posisi dalam usaha menjauh dari Max Verstappen, yang memberikan momen tenang sejenak di sirkuit. Namun, ketenangan itu hanya sementara karena di putaran-putaran akhir, kedua pembalap kembali bertarung memperebutkan kemenangan di Monza. Dalam situasi ini, Wolff sebenarnya bisa dengan mudah memberikan instruksi kepada kedua pembalap untuk tidak bertarung, tetapi tidak ada panggilan yang datang dari pria asal Austria tersebut.

Coulthard memuji keputusan tersebut dan melihat hal ini sebagai sisi murni dari seorang pembalap dalam diri kepala Mercedes itu, meskipun dia mengakui bahwa pastinya keputusan ini sangat menantang. Dalam podcast Up to Speed, Coulthard menjelaskan bahwa menarik untuk memahami seberapa dekat Wolff dengan menekan tombol radio untuk mengatakan, "Oke, kita butuh poin yang bagus di sini. Tentu kita ingin menang, tetapi kita tidak perlu saling menjatuhkan."

Ada momen di awal balapan di mana mereka sempat tenang, tetapi di akhir balapan, ketika persaingan kembali memanas, Coulthard mengatakan, "Saya bangga dengan Toto, meskipun siapa saya untuk merasa bangga padanya?" Dia menambahkan bahwa sangat sulit untuk tidak menekan tombol itu karena sebagai pemegang saham dan kepala tim, Wolff memiliki peluang untuk mendapatkan posisi satu-dua. "Dengan kepala komersial, itu sangat sulit. Dengan kepala seorang pembalap, Anda akan berpikir, ‘Baiklah, ayo buat sesuatu yang akan dikenang selamanya.’"

Artikel Tag: mercedes, toto wolff, david coulthard, kimi antonelli

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/pemikiran-bos-mercedes-usai-keputusan-sulit-tanpa-perintah-tim

Read Entire Article
Sports | | | |