Medan, CNN Indonesia --
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut) memicu longsor tebing di Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu. Material tanah menutup badan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
Ketiga korban masing-masing BN (34) warga Sitaputapu, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, DH (38) warga Desa Hutagodang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, serta DS (14) warga Dusun Hopong, Desa Muara Tolang, Kecamatan Simangumban, Taput.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasubbag Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (6/5) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, satu unit mobil pick up jenis Isuzu Traga yang mengangkut sayur-sayuran melintas di lokasi dalam kondisi hujan deras.
"Saat itu hujan deras, tiba-tiba tebing di pinggir jalan longsor dan mendorong kendaraan tersebut hingga terjatuh ke sungai di bawah badan jalan," kata Aiptu Walpon Baringbing, Rabu (6/5).
Di dalam mobil terdapat tiga orang, yakni FA (34) sebagai sopir, serta BN dan DH sebagai penumpang. Akibat kejadian itu, BN dan DH terjepit di dalam kendaraan dan meninggal dunia di lokasi. Sementara sopir berhasil selamat meski mengalami luka berat.
"Korban lainnya, DS (14), meninggal dunia saat berupaya memberikan pertolongan. Berdasarkan keterangan saksi, DS merupakan warga sekitar yang turun ke sungai untuk membantu mengevakuasi korban dari dalam mobil," jelasnya.
Namun, longsor susulan terjadi dan menyeret material tanah yang kemudian menimpa korban DS hingga meninggal dunia. Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Tarutung untuk menunggu kedatangan pihak keluarga.
"Sementara itu, arus lalu lintas di Jalinsum sempat terganggu akibat material longsor yang menutup badan jalan. Petugas masih melakukan pembersihan di lokasi kejadian," paparnya.
(fnr/wis)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
4















































