KKB Bakar Rumah Lepas Tembakan, 5 Warga Termasuk Balita Korban Luka

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen melakukan penyerangan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Dalam peristiwa itu, lima warga sipil termasuk balita menjadi korban luka tembak dan salah satu rumah dibakar pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan, teror itu terjadi di Kampung Muara, Distik Pogoma, Senin (13/4) pagi.

Dia mengatakan Satgas Koops TNI Habema lalu dikerahkan melakukan operasi penegakan hukum di lokasi.

"Operasi dilaksanakan dengan fokus pembersihan wilayah yang diduga menjadi basis kelompok TPNPB-OPM Kodap III/Sinak pimpinan Lekagak Telenggen," ungkap Wirya dalam keterangan Rabu (15/4) dikutip dari detikSulsel.

KKB adalah sebutan bagi milisi OPM.

Operasi tersebut bermula saat TNI menerima laporan warga di Pos Timobut. Dalam laporan warga disebutkan sebuah rumah dibakar sejumlah pelaku yang membawa senjata api.

"Pembakaran salah satu rumah warga memicu kepanikan masyarakat setempat yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pos TNI terdekat, yaitu di Pos Timobut," tuturnya.

Kontak tembak

Satgas Koops TNI Habema kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Prajurit TNI lebih dulu melakukan pemantauan memakai drone hingga ditemukan sejumlah anggota OPM.

"Satgas Koops TNI Habema segera melakukan operasi yang terencana dan terukur dalam rangka melakukan penindakan terhadap kelompok bersenjata tersebut," paparnya.

Wirya menegaskan, personel tetap memprioritaskan upaya membantu proses evakuasi warga yang terdampak. Namun saat berada di sekitar lokasi terjadi aksi kontak tembak antara tembak TNI dengan OPM.

"Pasukan segera menyisir dan bergerak ke lokasi kejadian serta terlibat beberapa kali kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Kampung Muara," ucap Wirya.

Personel Satgas Koops TNI Habema berhasil memukul mundur pelaku ke arah Galupaga, Kampung Kembru. Para pelaku ternyata kembali melepaskan tembakan saat melarikan diri.

Para pelaku diduga menggunakan senjata mesin otomatis ringan. OPM melepaskan tembakan ke arah Satgas Koops TNI Habema yang berada di sekitar pemukiman warga Kampung Muara.

"Dan mengakibatkan beberapa warga masyarakat terkena luka tembak. Tembakan tersebut diduga dilepaskan oleh pelaku yang berada di sekitar sungai di ujung Kampung Muara," ungkap Wirya.

Serangan OPM mengakibatkan 5 warga sipil mengalami luka tembak. Kelima warga tersebut masing-masing berinisial NK, AT, DW usia 3 tahun, AW usia 5 tahun, dan OW usia 6 tahun.

"Kelima korban luka tembak tersebut dan sebagian besar masyarakat pun akhirnya berjalan kaki puluhan kilometer dengan melewati medan pegunungan terjal mengungsi ke pos TNI terdekat," jelasnya.

Wirya mengatakan, korban luka mendapatkan pertolongan pertama di Pos Satgas Yonif 743/PSY di Kampung Tirineri, Kabupaten Puncak Jaya. Para korban lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puncak Jaya.

"Pascaoperasi seluruh personel Satgas Koops TNI Habema masih melakukan pengamanan di sekitar Kampung Muara Distrik Pogoma guna mengantisipasi aksi susulan dari kelompok bersenjata," beber Wirya.

Baca berita lengkapnya di sini.

(kid/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |