Kebakaran Bromo Mereda, Luas Lahan Terbakar 1.120 Hektare

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo dilaporkan mereda dengan titik api yang sudah tidak lagi terlihat.

Meski demikian, petugas gabungan masih terus memantau untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur Satriyo Nurseno mengungkapkan, kondisi titik api di kawasan Gunung Bromo per Jumat (14/8) siang sudah nihil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara titik api sudah nihil," kata Satriyo kepada CNNIndonesia.com, Jumat (14/8).

Meski demikian, masih terdapat dua titik asap tipis yang terpantau. Satriyo mengatakan, tim gabungan tetap melanjutkan upaya pembasahan dan pemantauan asap di lapangan. Upaya monitoring itu dilakukan menggunakan drone.

"Tim Personil BPBD Jatim melakukan pemantauan menggunakan drone untuk monitoring titik asap atau api," ucapnya.

"Tim gabungan melaksanakan penyisiran kembali untuk memastikan tidak terdapat sisa bara api yang berpotensi memicu penyalaan kembali, sekaligus melakukan pembasahan pada lokasi yang masih terindikasi mengeluarkan asap," tambahnya.

Dari sisi udara, tiga unit helikopter dikerahkan untuk operasi water bombing di titik sasaran wilayah Pakis Bincil.

"3 unit helikopter, yaitu PK-DAN dan PK-DBM milik BNPB serta PK-DAP milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melaksanakan operasi water bombing pada titik sasaran di wilayah Pakis Bincil yang terdapat kepulan asap," ujarnya.

Soal luasan terdampak, Satriyo itu menyebutkan area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang terbakar diperkirakan mencapai 1.120,3 hektare.

"Luas area terbakar kurang lebih 1.120,3 hektare. Data berkembang dalam proses pendataan ulang." ujarnya.

Sejumlah vegetasi di area Bromo terdampak peristiwa kebakaran ini. Meski demikian, kata Satriyo, tidak ditemukan korban jiwa akibat kejadian tersebut.

"Vegetasi terdampak antara lain cemara gunung, mentigen, akasia dan semak belukar, Korban nihil," ucapnya.

Seperti diketahui kebakaran di kawasan Bromo ini bermula pada Senin (3/8), sekitar pukul 17.00 WIB. Menyusul meluasnya titik api, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara seluruh akses wisata ke kawasan Gunung Bromo, sejak Sabtu (8/8) malam.

(frd/gil)

placeholder

Read Entire Article
Sports | | | |