Sabu 2 Ton dan 157 Bal Rokok Ilegal Diselundupkan Kapal Asing di Kepri

5 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN RI Brigadir Polisi, Roy Hardi Siahaan mengatakan kapal kargo berbendera asing, MV Ocean Porter, yang berbendera Tanzania bermuatan 2,6 ton Methaphetamine, Narkotika golongan 1 atau sabu cair yang diisi dalam 8 drum dan water tank.

Selain itu, dari kapal itu diamankan juga ratusan rokok ilegal.

Kapal itu diamankan berdasarkan informasi intelijen akan ada pengangkutan Narkotika dari Sarawak melalui Andaman menuju perairan Indonesia. Sehingga kapal itu melintas di perairan Tanjung Parit Bengkalis Riau, dicegat pada Senin malam (17/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil pemeriksaan kapal tersebut, 2,6 ton Methaphetamine, Narkotika golongan 1 atau sabu cair yang diisi dalam 8 drum dan water tank,"Katanya dalam keterangannya melalui video singkat yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (19/8).

Lebih lanjut, dia mengatakan setelah mendapat informasi dari intelijen Kepala BNN RI membentuk tim operasi gabungan antara BNN RI, Beacukai dan Polda Kepri untuk melakukan intersep pada 17 Agustus 2026 sekitar pukul 18.15 WIB.

Kemudian kapal itu ditarik ke dermaga. Dari pemeriksaan, ternyata kapal tersebut berbendera Tanzania, bernama MV Ocean Porter. Ocean Porter tersebut diduga semula bernama MV Rain Maker.

"Ocean Porter tersebut, dikover semula bernama MV Rain Maker menjadi Kapal MV Ocean Porter berbendera Tanzania.," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Beacukai (DJBC) Khusus Kepri, Sodikin mengatakan, hasil operasi gabungan itu tidak hanya mengamankan 2,6 ton Methaphetamine, namun juga mengamankan satu kontainer berisi 40 peace rokok polos tanpa pita cukai dari China merk RD sebanyak 157 kotak.

"Selain menghasilkan 2,6 ton Methaphetamine, juga didapatkan satu kontainer 40 peace rokok polos tanpa pita cukai dari China merk RD sebanyak 157 kotak atau ball, dan masing-masing bersih 50 slop, dan masing - masing lagi 10 slop," katanya dalam keterangannya melalui video singkat yang diterima CNNIndonesia.com pada Rabu ini.

Lebih lanjut, dia mengatakan hasil operasi dan sinergi bersama ini dilaporkan dari pangkalan dermaga, pangkalan sarana operasi Beacukai Tanjung Balai Karimun.

Selain mengamankan, kapal dan barang bukti kapal. Petugas juga mengamankan 10 ABK warga negara Myanmar.

Modus operandi jaringan narkotika ini diduga menggunakan identitas kapal yg dipalsukan dari MV Rain Maker menjadi Kapal MV Ocean Porter berbendera Tanzania.

(arp/kid)

placeholder

Read Entire Article
Sports | | | |