Penilaian Elena Rybakina Terhadap Level Permainannya Usai Juarai US Open

2 hours ago 5

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Kazakhstan, Elena Rybakina berpikir ia memainkan permainan tenis terbaik dalam kariernya setelah mimpinya memenangkan US Open menjadi nyata.

Petenis yang memastikan diri menjadi petenis peringkat 1 dunia setelah lolos ke semifinal di New York, meraih gelar US Open pertamanya sekaligus gelar Grand Slam keduanya pada musim 2026, setelah ia juga memenangkan Australian Open awal musim ini.

Menariknya, di kedua final Grand Slam tersebut ia berhasil menaklukkan Aryna Sabalenka, sementara ia juga menyalip juara Miami Open musim 2026 dan menggantikannya sebagai petenis peringkat 1 dunia.

Sabalenka pun memuji petenis berkebangsaan Kazakhstan setelah final US Open mereka yang berlangsung cukup menegangkan, di mana petenis unggulan pertama mengincar gelar Grand Slam tersebut untuk kali ketiga secara beruntun.

Namun, kiprah panjangnya akhirnya berakhir di saat-saat terakhir dan kini sang juara baru di New York menilai performanya usai kemenangan tersebut.

Saat berbicara kepada situs web WTA setelah keberhasilan tersebut, ia ditanya apakah menurutnya ia tengah memainkan permainan tenis terbaik dalam kariernya.

Rybakina menjawab, "Melihat pertandingan kali ini, ya, saya bisa dengan yakin mengatakan bahwa ini adalah pertandingan yang sangat bagus, terutama dari segi tingkat fokus yang berhasil saya pertahankan.”

"Tentu saja, kita semua manusia dan bisa melakukan kesalahan, tetapi kali ini benar-benar pertandingan yang hebat bagi saya, apalagi saat menghadapi lawan yang begitu tangguh dan berpengalaman. Aryna sangat menyukai tempat ini, ia sudah berkali-kali menang di sini, tetapi saya merasa saat ini saya benar-benar memainkan tenis terbaik saya.”

Sulit untuk membantah penilaian tersebut, mengingat ia telah memenangkan separuh dari gelar Grand Slam pada musim 2026 dan saat ini menempati peringkat 1 dunia. Terlebih lagi, ia baru saja memastikan diri lolos ke WTA Finals, turnamen di mana ia berstatus sebagai juara bertahan.

Salah satu legenda tenis wanita, Maria Sharapova yang memberinya trofi kemenangan kepada petenis berkebangsaan Kazakhstan di New York, sangat mengagumi sang petenis.

Mendeskripsikan momen tersebut dan kini menjadi petenis peringkat 1 dunia putri ke-30, Rybakina melanjutkan, “Itu angka yang gila. Saya berbicara dengan Maria untuk kali pertama, sebenarnya. Saya melihatnya ketika saya mulai berkiprah di turnamen, dan kami memainkan turnamen yang sama.”

“Lalu, saya melihatnya dari dekat di ruang ganti, saat itu ia hendak bertanding, tetapi kami tidak sempat mengobrol. Saya merasakan energi yang begitu kuat darinya, ia adalah sosok yang dulu sering saya tonton di televisi saat ia masih aktif bermain dan memenangkan berbagai gelar bergengsi. Sungguh momen istimewa bisa berbicara dengannya.”

“Saya sempat kehilangan kata-kata, tetapi bicara soal Maria, bisa berbincang dengannya adalah hal yang tidak pernah saya bayangkan akan terjadi. Ia juga orang yang sangat ramah.”

Dua pekan di New York musim ini sungguh mendebarkan bagi petenis berkebangsaan Kazakhstan yang kini akan berupaya sekuat tenaga untuk mempertahankan posisinya di puncak dunia tenis putri selama mungkin.

Sharapova juga pernah mencapai tonggak sejarah serupa dalam kariernya yang gemilang, di mana ia berhasil melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam (memenangkan keempat Grand Slam). Kini, Rybakina hanya tinggal selangkah lagi untuk mengikuti jejak tersebut, ia hanya membutuhkan gelar juara French Open untuk melengkapi koleksi gelar Grand Slam-nya.

Artikel Tag: us open, aryna sabalenka, elena rybakina

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/penilaian-elena-rybakina-terhadap-level-permainannya-usai-juarai-us-open

Read Entire Article
Sports | | | |