Mercedes Empat Musim Puasa Gelar, Toto Wolff Beri Pembelaan

3 hours ago 1

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Kepala tim Mercedes Toto Wolff menepis anggapan bahwa performa timnya dalam beberapa musim terakhir merupakan sebuah kegagalan besar. Meski gagal meraih gelar juara dunia sejak regulasi teknis Formula 1 berubah pada 2022, Wolff menilai Mercedes tetap berada di level kompetitif.

Mercedes sebelumnya mendominasi Formula 1 dengan meraih gelar juara dunia secara beruntun dari 2014 hingga 2021. Dominasi tersebut terhenti ketika regulasi baru diperkenalkan, memaksa seluruh tim merombak konsep mobil secara menyeluruh. Sejak saat itu, Mercedes tidak lagi menjadi kekuatan utama, meski masih mampu mencatatkan beberapa kemenangan balapan.

“Kami memang tidak memenangkan kejuaraan dunia, tetapi hasil kami berada di posisi dua, tiga, empat, lalu kembali ke posisi dua. Itu jelas bukan sebuah kegagalan mutlak,” kata Wolff kepada media, termasuk RacingNews365.

Ia menambahkan bahwa jika pencapaian tersebut dilihat dalam konteks jangka panjang, hasil Mercedes masih tergolong solid dan terhormat. Namun Wolff tidak menutup mata bahwa situasi tersebut tetap mengecewakan bagi tim yang terbiasa berada di puncak.

“Dalam empat musim terakhir, selalu ada satu tim yang melangkah jauh di depan. Dalam kondisi seperti itu, tentu tidak ada alasan untuk merasa puas,” ujarnya.

Mercedes sempat menunjukkan potensi saat kondisi tertentu, terutama ketika suhu lintasan lebih rendah. Sayangnya, performa tersebut tidak bisa direplikasi secara konsisten di berbagai sirkuit dan situasi balapan.

Wolff kemudian mengungkap bahwa masalah utama Mercedes terletak pada arah pengembangan sejak awal regulasi baru diterapkan. Menurutnya, tim mengambil langkah awal yang kurang tepat dan kesulitan memahami akar persoalan secara menyeluruh.

“Kami memulai dari arah yang salah. Kami mencoba menyelesaikan satu masalah, lalu masalah lain muncul. Kami tidak pernah benar benar mampu mengaitkan semuanya dan mendapatkan pemahaman yang utuh,” jelas Wolff.

Ia juga mengakui bahwa Mercedes sempat mengalami beberapa momen yang terlihat menjanjikan, namun semuanya tidak berujung pada keunggulan nyata. “Ada harapan palsu dan banyak teori, tetapi tidak ada solusi yang benar benar membawa kami ke level juara. Para pesaing bekerja lebih efektif,” tambahnya.

Sebagai pembanding, Toto Wolff menyoroti kebangkitan McLaren serta kemampuan Red Bull dalam membalikkan keadaan saat menghadapi periode sulit. Menurutnya, Mercedes belum mampu melakukan perubahan besar yang berdampak signifikan dalam empat musim terakhir.

“Kami melihat bagaimana tim lain bisa memahami apa yang tidak bekerja dan mengubah arah dengan cepat. Hal itulah yang belum berhasil kami lakukan,” tutup Wolff.

Artikel Tag: Toto Wolff, Mercedes, F1 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/mercedes-empat-musim-puasa-gelar-toto-wolff-beri-pembelaan

Read Entire Article
Sports | | | |