Jadi Juara Dunia, Lando Norris Dihadapkan Ekspektasi Besar di McLaren

3 hours ago 2

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Keberhasilan Lando Norris merebut gelar juara dunia Formula 1 2025 menempatkannya dalam posisi istimewa di McLaren. Ia menjadi pebalap pertama tim asal Woking itu yang mampu meraih dan mempertahankan gelar juara dunia sejak era Lewis Hamilton pada musim 2008 dan 2009. Prestasi tersebut sekaligus mengukuhkan Norris sebagai salah satu dari sedikit pebalap elite dalam sejarah F1, mengingat ia baru menjadi juara dunia ke 35 sepanjang sejarah kejuaraan tersebut.

Namun, status sebagai juara dunia juga membawa konsekuensi besar. Mantan juara dunia F1 1996, Damon Hill, menilai gelar tersebut menciptakan apa yang ia sebut sebagai gravitas, atau wibawa tambahan, yang kerap membuat seorang pebalap diperlakukan berbeda di dalam tim. Hill mengingatkan bahwa ekspektasi tersebut tidak selalu berdampak positif.

Berbicara dalam podcast Stay on Track, Hill menjelaskan bahwa McLaren kemungkinan tetap menaruh kepercayaan kepada seluruh pebalapnya. Namun, ia mengakui bahwa seorang juara dunia akan otomatis dipandang memiliki nilai lebih. “Biasanya ketika seseorang menjadi juara dunia, ia dianggap punya bobot tambahan di mata tim,” ujar Hill dengan redaksi yang disesuaikan.

Hill kemudian menyinggung pengalamannya sendiri ketika bergabung dengan Arrows setelah menjadi juara dunia bersama Williams. Menurutnya, banyak pihak langsung berasumsi bahwa kehadiran seorang juara dunia berarti ia mengetahui segalanya. “Saat itu mereka berpikir, kami punya juara dunia, dia pasti membawa pengetahuan luar biasa,” ungkapnya.

Meski demikian, Hill menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ia mengakui tidak memiliki pemahaman teknis mendalam soal desain mobil. Kesuksesannya di masa lalu, kata Hill, tidak lepas dari peran para insinyur top seperti Patrick Head dan Adrian Newey, yang memiliki arah dan visi teknis yang jelas.

Hill menilai, peran utama seorang pebalap juara dunia justru terletak pada kepemimpinan dan kemampuan membangun kepercayaan di dalam tim. Seorang pebalap tidak harus mengetahui semua detail teknis, tetapi mampu menyatukan tim dan memberi keyakinan bahwa arah yang diambil sudah tepat.

Bagi Lando Norris, tantangan di musim 2026 bukan hanya mempertahankan performa di lintasan, tetapi juga mengelola ekspektasi besar yang melekat pada statusnya sebagai juara dunia. Dengan McLaren yang terus berkembang dan persaingan F1 yang semakin ketat, kemampuan Norris dalam memimpin dan bekerja sama dengan tim akan menjadi faktor penting dalam upayanya mempertahankan gelar juara dunia.

Artikel Tag: Oscar Piastri, lando norris, McLaren, F1 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/jadi-juara-dunia-lando-norris-dihadapkan-ekspektasi-besar-di-mclaren

Read Entire Article
Sports | | | |