Fred Vasseur Akui Salah Langkah, Keputusan Ferrari Justru Jadi Petaka

3 hours ago 1

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Ferrari menghadapi musim 2025 Formula 1 dengan hasil yang mengecewakan setelah sebelumnya tampil kompetitif pada 2024. Tim asal Maranello itu hanya mampu finis di peringkat keempat klasemen konstruktor, tertinggal sangat jauh dari McLaren, Mercedes, dan Red Bull. Di balik penurunan performa tersebut, Fred Vasseur mengungkap adanya kesalahan perhitungan strategis yang ia lakukan.

Menjelang pertengahan musim 2025, Ferrari memutuskan untuk menghentikan pengembangan aerodinamika mobil lebih awal. Fokus penuh dialihkan ke proyek 2026 yang akan memasuki era regulasi baru Formula 1, termasuk perubahan besar pada sasis dan unit daya. Langkah ini diambil sejak April dengan tujuan memaksimalkan peluang Ferrari bersaing di masa depan.

Namun, keputusan tersebut ternyata membawa konsekuensi besar. Ferrari yang pada 2024 hanya tertinggal 14 poin dari McLaren, justru melorot drastis pada 2025 dengan selisih mencapai 435 poin. Sementara rival terus membawa pembaruan hingga akhir musim, Ferrari kehilangan daya saing seiring berjalannya kejuaraan.

Vasseur mengakui bahwa ia kurang memperkirakan dampak non teknis dari keputusan tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat tim memilih beralih fokus ke 2026, hal itu berarti Ferrari tidak lagi yakin bisa mengejar McLaren sebelum musim 2025 berakhir. “Ada sesuatu yang memang terasa kurang, mungkin iya. Saat kami memutuskan fokus ke 2026, artinya kami tidak cukup yakin bisa mengejar sebelum musim selesai,” ujarnya kepada media.

Meski begitu, Vasseur tetap menilai keputusan tersebut tepat secara strategi jangka panjang. Menurutnya, Ferrari harus berani mengambil langkah besar demi menghadapi perubahan regulasi yang akan menentukan arah kompetisi beberapa tahun ke depan.

Namun, ia mengakui ada satu hal penting yang ia remehkan. “Yang mungkin saya salah perkirakan adalah dampaknya ke dinamika tim. Ketika semua orang tahu mobil tidak lagi dikembangkan, menjaga ekspektasi bersama menjadi jauh lebih sulit. Ini bukan soal semangat kerja, tapi bagaimana tim memandang proses dan target jangka pendek,” jelasnya.

Fred Vasseur menambahkan bahwa kondisi seperti ini menjadi ujian manajemen tim. Ferrari, menurutnya, harus mampu tetap fokus dan solid meski berada dalam masa transisi yang berat. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi internal agar tim tidak terpengaruh tekanan eksternal.

Pengakuan ini memberi gambaran bahwa di Formula 1, keputusan strategis bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal psikologi dan manajemen sumber daya manusia. Ferrari kini berharap pengorbanan di 2025 akan terbayar saat memasuki era baru Formula 1 pada 2026.

Artikel Tag: Fred Vasseur, Ferrari, F1 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/fred-vasseur-akui-salah-langkah-keputusan-ferrari-justru-jadi-petaka

Read Entire Article
Sports | | | |