Ligaolahraga.com -
Louisville memberikan penghormatan khusus kepada legenda tinju dunia Muhammad Ali pada peringatan 10 tahun wafatnya.
Kota di Kentucky itu meluncurkan sebuah kegiatan tahunan baru yang bertujuan meneruskan nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini identik dengan sang juara dunia.
Melalui Muhammad Ali Center, lembaga yang didirikan oleh Muhammad Ali bersama istrinya, Lonnie Ali, kota kelahiran Ali menggelar upacara peringatan pada Rabu (3/6) waktu setempat sekaligus memperkenalkan program tahunan bertajuk "Day of Compassion" atau Hari Kepedulian.
Program tersebut dirancang untuk mendorong masyarakat melakukan kegiatan sukarela serta berbagai tindakan sederhana yang menunjukkan kepedulian terhadap sesama, nilai yang diyakini menjadi bagian penting dari kehidupan Ali di luar ring tinju.
Peringatan tersebut juga menjadi momen mengenang besarnya pengaruh Ali ketika dunia berduka atas kepergiannya pada 2016.
Saat itu, puluhan ribu orang memadati jalan-jalan di Louisville untuk menyaksikan iring-iringan prosesi pemakaman salah satu atlet paling berpengaruh dalam sejarah olahraga dunia.
Mantan Wali Kota Louisville, Greg Fischer, mengingat kembali suasana luar biasa yang terjadi selama sepekan setelah kematian Ali.
"Selama satu pekan yang luar biasa, perhatian dunia tertuju kepada kota kami. Lebih dari 100.000 orang memenuhi jalan-jalan saat prosesi berlangsung sambil berpegangan tangan dan meneriakkan 'Ali! Ali!'. Suara itu terdengar di seluruh penjuru kota," kata Fischer.
Muhammad Ali, yang lahir dan tumbuh di sebuah rumah sederhana dengan dua kamar tidur di kawasan barat Louisville, menjelma menjadi salah satu atlet paling terkenal sepanjang masa.
Ia memenangkan gelar juara dunia kelas berat sebanyak tiga kali serta meraih medali emas Olimpiade yang menjadi awal perjalanan karier gemilangnya.
Namun bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya, warisan terbesar Ali tidak hanya berasal dari prestasinya di atas ring.
"Dunia mengenal Muhammad sebagai The Greatest. Tetapi bagi kami yang mengenalnya secara pribadi, ada sesuatu yang jauh lebih dalam dari itu," kata Lonnie Ali dalam acara yang berlangsung selama sekitar satu jam.
"Kehebatannya tidak datang dari apa yang ia capai untuk dirinya sendiri. Kehebatannya berasal dari cara ia memperlakukan orang lain dan bagaimana ia mengangkat kehidupan mereka."
Ketika Ali meninggal dunia pada usia 74 tahun, berbagai tokoh dunia hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan komedian sekaligus aktor Billy Crystal menyampaikan pidato dalam upacara pemakaman, sementara aktor Will Smith, yang memerankan Ali dalam film biografi tahun 2001, menjadi salah satu pengusung peti jenazah.
Upacara pemakaman tersebut disiarkan secara langsung dan disaksikan jutaan orang di berbagai negara, menunjukkan besarnya pengaruh Ali yang melampaui dunia olahraga.
Warisan sang legenda juga terus dikenang hingga kini.
Awal tahun ini, wajah Muhammad Ali untuk pertama kalinya diabadikan dalam perangko resmi Layanan Pos Amerika Serikat, sebuah bentuk penghormatan yang menegaskan bahwa pengaruhnya masih hidup satu dekade setelah kepergiannya.
Melalui Day of Compassion, Louisville berharap nilai-nilai yang diwariskan Ali dapat terus menginspirasi generasi berikutnya untuk menjadikan kepedulian dan kemanusiaan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Artikel Tag: muhammad ali
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/kota-louisville-luncurkan-hari-kepedulian-untuk-kenang-muhammad-ali

3 hours ago
1

















































