Jelang Pindah ke KTM, Fabio Di Giannantonio Puji Ducati Desmosedici GP26

2 hours ago 5

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Fabio Di Giannantonio akan meninggalkan Ducati pada akhir musim MotoGP 2026 untuk bergabung dengan KTM. Sebelum memulai petualangan baru, pembalap VR46 itu mengungkap motor Ducati terbaik hingga yang paling membuatnya frustrasi selama berkarier di kelas utama.

Fabio Di Giannantonio telah menghabiskan seluruh karier MotoGP-nya bersama Ducati. Ia menjalani debut di kelas utama bersama Gresini Racing pada 2022 sebelum pindah ke VR46 Racing Team milik Valentino Rossi pada musim 2024.

Selama membela Ducati, pembalap asal Italia itu telah merasakan berbagai versi motor Desmosedici. Namun, tidak semua motor memberikan pengalaman yang sama.

Menjelang kepindahannya ke KTM pada MotoGP 2027, Di Giannantonio mengungkap motor Ducati yang menurutnya paling lengkap sekaligus motor yang paling membuatnya kesulitan.

Menariknya, Ducati GP26 yang digunakannya musim ini berada di posisi teratas dalam daftar tersebut.

"Motor yang satu ini jelas merupakan motor paling lengkap yang pernah saya kendarai, yaitu GP26. Jadi, ini nomor satu," ujar Di Giannantonio kepada Moto.it.

Ducati GP24 memang banyak dianggap sebagai salah satu motor terbaik dalam era modern MotoGP. Namun, Di Giannantonio tidak pernah mendapat kesempatan mengendarai motor tersebut.

Pada 2024, ia masih menggunakan GP23 ketika Ducati GP24 tampil sangat dominan. Setahun kemudian, Di Giannantonio mendapatkan GP25 dengan dukungan penuh dari Ducati.

Namun, GP25 justru menjadi motor yang paling tidak disukainya. Ia mengaku kesulitan beradaptasi sepanjang musim, situasi yang juga dialami Francesco Bagnaia.

"GP24 yang terkenal itu sayangnya tidak pernah saya kendarai. Saya juga sangat menikmati GP23. Saya menempatkannya sejajar dengan GP22," katanya.

"Pengaturannya memang sedikit tidak biasa, tetapi pada akhirnya motor itu sangat cepat. Menjelang akhir musim saya bisa mengendarainya dengan sangat baik dan tampil sangat konsisten."

"Jadi GP23 dan GP22 berada di posisi kedua bersama. Kemudian ada motor tahun lalu, yang benar-benar membuat saya frustrasi. Itu adalah pertama kalinya saya kesulitan mengendarai sebuah motor sepanjang musim."

Performa Fabio Di Giannantonio musim ini menjadi kontras dengan pengalamannya bersama GP25. Ia kini untuk pertama kalinya berada dalam persaingan gelar MotoGP.

Karena itu, GP26 menjadi motor yang sangat spesial bagi Di Giannantonio. Ia akan berusaha menutup perjalanan bersama Ducati dengan hasil terbaik sebelum memulai babak baru bersama KTM pada 2027.

Artikel Tag: ducati, fabio di giannantonio, motogp 2026, vr46 racing

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/jelang-pindah-ke-ktm-fabio-di-giannantonio-puji-ducati-desmosedici-gp26

Read Entire Article
Sports | | | |