Chisora Sebut Ben Davison Pelatih Terburuk Usai Kekalahan Moses Itauma

1 hour ago 6

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Moses Itauma gagal mewujudkan ambisinya menjadi juara dunia kelas berat setelah kalah dari Filip Hrgovic. Kekalahan tersebut tidak hanya menjadi pukulan bagi petinju berusia 21 tahun itu, tetapi juga membuat pelatihnya, Ben Davison, mendapat sorotan tajam.

Salah satu kritik paling keras datang dari veteran kelas berat Inggris, Derek Chisora. Ia mempertanyakan kemampuan Itauma ketika menghadapi lawan yang benar benar datang untuk menang dan menilai petinju muda tersebut kesulitan menemukan solusi ketika pertarungan tidak berjalan sesuai rencana.

Menurut Chisora, seorang petinju harus mampu mengubah strategi di tengah pertarungan. Ia menilai Moses Itauma gagal melakukan hal tersebut ketika menghadapi tekanan dari Hrgovic.

"Moses memang oke ketika menghadapi lawan yang bukan ancaman serius. Tetapi ketika bertemu petinju yang benar benar datang untuk menang, level mereka menjadi sama. Kalau tidak bisa menjatuhkannya, gunakan jab dan cari cara lain. Dalam tinju, Anda tidak bisa mencari jalan pintas, semuanya harus dilakukan dengan benar," ujar Chisora.

Namun, sasaran utama Chisora kemudian beralih kepada Davison. Ia bahkan menyebut pelatih asal Inggris tersebut sebagai sosok yang tidak cukup bagus setelah melihat serangkaian hasil buruk yang dialami para petinjunya.

"Pelatihnya buruk. Saya sudah pernah mengatakan itu kepadanya dan akan mengatakannya lagi. Setelah Pat McCormack kalah di Monaco, saya sudah bilang kepadanya bahwa gelembung itu akan pecah. Fabio Wardley kalah, TKV kalah, Joshua kalah. Ben Davison tidak bagus," kata Chisora.

Kritik tersebut muncul setelah tahun yang sulit bagi Davison. Wardley kehilangan gelar dunia WBO kelas berat dari Daniel Dubois, sementara Jeamie Tshikeva juga kehilangan gelar Inggris setelah dikalahkan Richard Riakporhe.

Kini, kekalahan Itauma dari Hrgovic menambah daftar hasil mengecewakan tersebut. Padahal, Itauma sebelumnya digadang gadang sebagai salah satu prospek terbesar kelas berat dan berpeluang menjadi juara dunia kelas berat termuda kedua dalam sejarah.

Itauma mengawali pertarungan dengan Hrgovic secara meyakinkan, tetapi mulai kehilangan tenaga pada ronde ronde berikutnya. Hrgovic kemudian memanfaatkan kondisi tersebut dengan tekanan yang lebih terukur hingga pertarungan dihentikan pada ronde kesembilan.

Davison masih memiliki kesempatan untuk mengubah situasi. Fabio Wardley akan kembali menghadapi Dubois pada 17 Oktober dalam pertandingan ulang yang juga menjadi kesempatan bagi Davison untuk membantu salah satu petinjunya merebut kembali gelar dunia.

Pertarungan tersebut kini memiliki arti lebih besar bagi Davison. Jika Wardley kembali gagal, tekanan terhadap pelatih yang pernah menangani Tyson Fury, Josh Taylor dan Anthony Joshua itu dipastikan semakin besar.

Artikel Tag: tyson fury, anthony joshua, josh taylor, ben davison, derek chisora, heavyweight, fabio wardley, filip hrgovic

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/chisora-sebut-ben-davison-pelatih-terburuk-usai-kekalahan-moses-itauma

Read Entire Article
Sports | | | |