Fabio Quartararo Tak Mau Bantu Yamaha, Kontraknya Bisa Diputus Lebih Awal?

3 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Hubungan Fabio Quartararo dan Yamaha semakin memanas menjelang perpisahan mereka pada akhir musim MotoGP 2026. Keputusan Quartararo untuk tidak lagi membantu pengembangan motor Yamaha 2027 bahkan disebut berpotensi menjadi alasan bagi tim asal Jepang itu untuk mengakhiri kontraknya lebih cepat.

Fabio Quartararo dan Yamaha tampaknya sedang berada di titik terburuk dalam hubungan mereka. Setelah memutuskan pindah ke Honda mulai MotoGP 2027, pembalap Prancis itu kini tidak lagi berniat terlibat dalam pengembangan motor Yamaha untuk musim depan.

Situasi tersebut bermula setelah Quartararo meminta kesempatan menguji prototipe Yamaha untuk 2027. Ia ingin mencoba motor baru sekaligus mendapatkan pengalaman dengan ban Pirelli yang akan digunakan MotoGP mulai musim depan.

Namun Yamaha menolak permintaan tersebut. Quartararo kemudian menyatakan tidak memiliki keinginan untuk membantu pengembangan YZR-M1 2027 karena alasan pribadi.

Pernyataan itu kini menjadi perhatian pengamat MotoGP Giovanni Zamagni. Ia menyebut kemungkinan terdapat klausul dalam kontrak Quartararo yang memungkinkan kedua pihak mengakhiri kerja sama sebelum masa kontrak berakhir.

“Jelas saya tidak mengetahui detail kontraknya. Namun, sejauh yang saya tahu, setelah berbicara dengan beberapa manajer, ada klausul dalam kontrak yang menguntungkan pembalap maupun pabrikan untuk memungkinkan pemutusan kontrak,” ujar Zamagni.

“Ketika Fabio mengatakan, ‘Untuk masa depan, saya tidak lagi bisa membantu tim karena alasan pribadi; saya tidak ingin melakukannya’, saya rasa pernyataan itu bisa dipersoalkan Yamaha. Sebab seorang pembalap memiliki kewajiban untuk memberikan 100 persen dan membantu tim sepenuhnya,” lanjutnya.

Quartararo memang akan meninggalkan Yamaha setelah musim 2026. Ia bergabung dengan tim pabrikan Yamaha sejak 2021 dan langsung mempersembahkan gelar juara dunia MotoGP pada musim tersebut.

Namun performa Yamaha kemudian terus merosot. Kemenangan Quartararo di MotoGP Jerman 2022 bahkan masih menjadi kemenangan terakhir Yamaha di kelas premier.

Situasi semakin sulit pada 2026. Setelah 13 seri, Quartararo baru mengoleksi 55 poin dan berada di posisi ke-15 klasemen sementara. Di Aragon, ia bahkan mengaku merasa seperti “test rider” karena berbagai perubahan pada motornya justru membuat performanya semakin buruk.

Dengan kepindahan ke Honda yang sudah dipastikan untuk 2027, hubungan Fabio Quartararo dan Yamaha kini memasuki fase akhir yang penuh ketegangan.

Artikel Tag: yamaha, fabio quartararo, motogp 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/fabio-quartararo-tak-mau-bantu-yamaha-kontraknya-bisa-diputus-lebih-awal

Read Entire Article
Sports | | | |