Grace Natalie Terbuka Jumpa JK: Agak Lama Enggak Ketemu Beliau

9 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengaku terbuka untuk bertemu dengan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK).

Grace sebelumnya dilaporkan ke polisi oleh sejumlah ormas karena unggahan di akun pribadinya terkait video JK ceramah di UGM. Grace mengatakan tidak pernah punya masalah dengan JK.

"Sejauh ini belum (komunikasi), tapi kalau beliau terbuka ya ayo, mari. Saya enggak pernah ada masalah sama Pak JK. Kebetulan juga sudah lama, agak lama enggak ketemu beliau. Enggak pernah punya masalah," kata Grace dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Senin (11/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Grace mengatakan pernyataannya di video terkait JK normal-normal saja. Ia mengaku terbuka untuk bertemu dan menjelaskan soal pernyataan itu.

"Saya juga tidak pernah ada masalah apapun gitu kan sama Pak JK sebagai pribadi. Pernyataan saya pun juga normal-normal aja. Oleh karenanya saya siap kalau mau dimintai penjelasan misalnya, atau mungkin Pak JK mau tanya apa sih konteksnya. Tapi kan yang kemarin melaporkan juga bukan Pak JK kan," kata dia.

Di sisi lain, ia meyakini tidak ada pelanggaran hukum dari tindakannya mengunggah video terkait JK.

Grace mengatakan pernyataan JK saat ceramah di UGM sudah menimbulkan pro dan kontra. Grace mengaku hanya mengunggah pendapatnya soal pernyataan JK.

"Di dalam video saya tersebut, saya tidak mengupload atau me-repost videonya Pak JK, saya juga tidak memotong, saya juga tidak mengedit. Jadi saya ini hanya meresponi video Pak JK, di mana saya melihat karena sudah banyak kontroversi yang beredar di masyarakat," kata Grace.

Grace sebelummya dilaporkan bersama koleganya, Ade Armando dan pegiat media sosial Permadi Arya. Laporan tersebut diterima dan teregister dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 4 Mei 2026.

Laporan dilayangkan 40 ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama.

Perwakilan LBH Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra menyebut pelaporan itu dilakukan terkait polemik narasi yang disertakan dalam unggahan masing-masing soal potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) di Masjid UGM saat sedang menjelaskan perihal konflik di Poso dan Ambon.

"LBH Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia dan LBH Syarikat Islam beserta LBH Muhammadiyah, Hidayatullah, AFKN dan organisasi lainnya telah melaporkan tiga figur Ade Armando, lalu Permadi Arya, dan juga Grace Natalie," ujar Gurun Arisastra kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/5).

(yoa/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |