Tim China Favorit Menangi Piala Uber Tahun Ini

12 hours ago 8

Ligaolahraga.com -

Gelar Piala Uber ke -17 yang akan memperpanjang rekor menanti China saat mereka menuju Kejuaraan bergengsi Piala Thomas & Uber BWF 2026 di Horsens Denmark.

Dengan tim yang terdiri dari, antara lain, Wang Zhi Yi , Chen Yu Fei , Liu Sheng Shu , Tan Ning, dan Jia Yi Fan , China memiliki aura tak terkalahkan.

Akan dibutuhkan kejutan yang luar biasa untuk menggagalkan China meraih gelar ke-17 mereka – namun, Piala Uber juga memiliki momen-momen di mana tim favorit tersandung.

China tidak perlu melihat ke masa lalu yang jauh. Tim terakhir yang menggagalkan mereka meraih gelar adalah Korea pada tahun 2022 – dengan tim yang mirip dengan yang akan diturunkan di Horsens.

Bahkan, Korea lebih kuat, karena An Se Young saat itu belum sekomplet sekarang. Dengan kekuatan di nomor tunggal (Kim Ga Eun, Sim Yu Jin), dan ganda, Korea akan optimis untuk kembali meraih gelar juara.

Tantangan di grup mereka (Grup D) datang dari Thailand. Meskipun tim Thailand memiliki kekuatan yang cukup baik di nomor tunggal, yang dipimpin oleh Pornpawee Chochuwong, Ratchanok Intanon, dan Supanida Katethong, nomor ganda mereka belum menunjukkan performa yang baik dalam beberapa bulan terakhir. Namun, ajang beregu menawarkan peluang untuk menyempurnakan kemitraan yang sudah ada, dan Thailand memang memiliki personel yang dapat membawa tim ini melangkah jauh.

Sebelum memasuki babak utama kompetisi, tim China akan berhadapan dengan India, Denmark, dan Ukraina.

Berdasarkan performa mereka, sang juara bertahan tampaknya tidak akan mengalami kesulitan sama sekali.

Pertandingan besar di Grup A kemungkinan besar akan mempertemukan India melawan Denmark. India memiliki tim transisi yang terdiri dari pemain muda yang akan mengandalkan Pusarla V. Sindhu untuk memimpin.

Meskipun nomor tunggal terlihat menjanjikan (Sindhu, Unnati Hooda, Tanvi Sharma, Devika Sihag, Isharani Baruah), nomor ganda terlihat jauh lebih rentan, terutama dengan absennya Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela.

Denmark memiliki pengalaman dan kekuatan di nomor tunggal ( Mia Blichfeldt , Line Christophersen, dan Line Kjaersfeldt), tetapi nomor ganda mereka belum bersinar akhir-akhir ini – meskipun, dengan pemain seperti Alexandra Boje, Christine Busch, Amalie Kudsk, mereka memiliki keunggulan atas India.

Grup Kematian

Dari keempat grup, Grup C bisa jadi yang paling sulit diprediksi, dengan Taiwan, Indonesia, dan Kanada sebagai kandidat kuat. Meskipun Chinese Taipei kekurangan bintang, mereka memiliki skuad yang seimbang dengan performa yang baik di nomor tunggal maupun ganda, meskipun tidak cukup konsisten.

Indonesia akan sangat bergantung pada Putri Kusuma Wardani di single pertama. Ganda mereka terdiri dari Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilsya Trias Puspitasari, dan mereka punya opsi dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amallia Cahaya Pratiwi. Dengan absennya Gregoria Mariska Tunjung, mereka membutuhkan Putri Kusuma Wardani untuk memimpin. Ester Nurumi Tri Wardoyo, yang absen hampir sepanjang musim lalu karena cedera, kembali masuk skuad.

Selevel dengan Korea adalah Jepang, yang memiliki susunan pemain yang mengesankan, dengan beberapa pemain tunggal muda mereka yang telah mendapatkan pengalaman.

Meskipun Akane Yamaguchi tetap menjadi andalan, ia dapat mengandalkan Tomoka Miyazaki, Riko Gunji, dan Hina Akechi untuk memberikan dukungan yang kuat. Jepang juga memiliki kedalaman di nomor ganda, dengan Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, dan Arisa Igarashi/Chiharu Shida.

Jepang sepertinya tidak akan terancam di Grup B (Malaysia, Turki, Afrika Selatan). Malaysia mendapat pukulan telak dengan absennya Pearly Tan karena cedera, dan ini akan menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Waspadai… Kanada memiliki potensi yang besar, dengan Michelle Li , Wen Yu Zhang, dan Rachel Chan di nomor tunggal, serta pilihan pemain unggulan di nomor ganda seperti Josephine Wu, Catherine Choi, Jackie Dent, dan Crystal Lai. Tim Kanada berpotensi menjadi kejutan dalam turnamen ini.

Bulgaria mengungguli Denmark di Kejuaraan Eropa, mencetak sejarah dengan memenangkan ajang tersebut untuk pertama kalinya. Mereka meraih kemenangan ini berkat kontribusi dari Kaloyana Nalbantova dan Stefani Stoeva di nomor tunggal, serta Gabriela Stoeva /Stefani Stoeva di nomor ganda. Korea dan Thailand di Grup D akan lebih waspada menghadapi juara Eropa ini.

Artikel Tag: piala uber, ratchanok intanon, akane yamaguchi, chen yufei, an se young, michelle li, putri kusuma wardani, kim ga eun, wang zhi yi, liu sheng shu, tan ning

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/tim-china-favorit-menangi-piala-uber-tahun-ini

Read Entire Article
Sports | | | |