Stephanie Han Tahan Kebangkitan Holly Holm untuk Pertahankan Gelar

3 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Juara dunia kelas ringan WBA, Stephanie Han, berhasil mempertahankan gelarnya setelah mengalahkan Holly Holm melalui kemenangan mayoritas angka.

Pertarungan ulang keduanya berlangsung di El Paso County Coliseum, Sabtu (30/5) malam waktu setempat.

Bertarung di hadapan rekor jumlah penonton terbesar untuk laga tinju di kampung halamannya, Stephanie Han harus bekerja keras untuk mempertahankan sabuk juara.

Dua juri memberikan skor 96-94 untuk Han, sementara juri lainnya menilai pertarungan berakhir imbang 95-95.

Meski dinyatakan sebagai pemenang, Han sebenarnya kalah dalam jumlah pukulan bersih yang mendarat. Statistik pertandingan menunjukkan Holm unggul 107 pukulan berbanding 70 milik Han.

“Saya tahu ini pertarungan yang sangat ketat, tetapi saya merasa sudah melakukan cukup banyak untuk menang,” kata Stephanie Han setelah laga. “Saya tidak terkejut dengan cara Holly bertarung karena saya tahu seberapa keras persiapannya.”

Pertarungan ini merupakan pertemuan kedua antara keduanya setelah duel pertama pada Januari lalu.

Saat itu, Han mempertahankan gelarnya melalui keputusan teknis mutlak setelah laga dihentikan pada ronde ketujuh akibat benturan kepala yang tidak disengaja dan menyebabkan luka di dahi Han.

Laga ulang berlangsung jauh lebih kompetitif. Han memulai pertandingan dengan agresif, terus menekan dan berusaha memanfaatkan pukulan tangan kirinya untuk mengendalikan ritme.

Namun, Holm yang kini berusia 44 tahun tampil dengan pendekatan berbeda dibanding pertemuan pertama.

Mantan juara UFC kelas bantam wanita itu lebih aktif bergerak, memanfaatkan kombinasi pukulan, dan berusaha menghindari tangan kuat lawannya.

Pada ronde kedua, benturan kepala tidak disengaja kembali terjadi dan menyebabkan luka di atas alis kanan Han. Meski demikian, luka tersebut tidak cukup parah untuk menghentikan pertandingan.

Memasuki ronde-ronde tengah, Holm mulai menemukan ritme terbaiknya. Ia beberapa kali berhasil mendaratkan kombinasi pukulan bersih dan mengontrol jarak pertarungan.

Bahkan, petinju veteran itu perlahan berubah menjadi pihak yang lebih agresif dan mulai menekan sang juara bertahan.

Perubahan strategi tersebut membuat pertarungan semakin sulit bagi Han. Holm terus memberikan tekanan hingga ronde-ronde akhir dan nyaris membalikkan keadaan di kartu penilaian.

Namun, Han mampu bertahan dalam pertukaran pukulan pada fase penutup laga dan mempertahankan keunggulan yang dibangunnya sejak awal pertandingan.

Upaya itu cukup untuk meyakinkan mayoritas juri memberikan kemenangan kepadanya.

Holm mengaku kecewa dengan hasil yang diumumkan.

Petinju yang kembali ke dunia tinju profesional pada 2025 setelah 12 tahun lebih banyak berkarier di MMA itu merasa dirinya layak memenangkan pertarungan.

“Saya merasa memenangkan pertarungan itu. Sangat mengecewakan ketika Anda sudah bekerja sekeras ini dan hasilnya tidak sesuai harapan,” ujar Holm.

Dengan rekor sempurna 13 kemenangan tanpa kekalahan, Han kini mengarahkan pandangannya kepada salah satu nama terbesar dalam tinju putri, Katie Taylor.

Stephanie Han mengaku ingin menghadapi Taylor sebagai bentuk pembalasan atas kekalahan kakaknya, Jennifer Han, dari petinju Irlandia tersebut beberapa tahun lalu.

“Saya ingin menghadapi Katie Taylor berikutnya. Akan menjadi kehormatan jika bisa menjalani pertarungan terakhirnya,” kata Han.

Artikel Tag: holly holm, katie taylor

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/stephanie-han-tahan-kebangkitan-holly-holm-untuk-pertahankan-gelar

Read Entire Article
Sports | | | |