Finlandia Taklukkan Swiss untuk Raih Gelar Juara Dunia Hoki Es Kelima

2 hours ago 6

Ligaolahraga.com -

Tim nasional Finlandia berhasil merebut gelar juara dunia hoki es putra untuk kelima kalinya setelah mengalahkan Swiss dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada final Kejuaraan Dunia Hoki Es 2026, Minggu (31/5) waktu setempat.

Pahlawan kemenangan Finlandia adalah Konsta Helenius yang mencetak gol tunggal pertandingan pada menit ke-10:42 babak overtime.

Gol tersebut memastikan Finlandia meraih gelar dunia kedua mereka sejak 2022 dan menambah koleksi trofi setelah sebelumnya menjadi juara hoki es pada 1995, 2011, 2019, dan 2022.

Helenius, center berusia 20 tahun yang musim ini bermain bersama Buffalo Sabres, menjadi sosok penentu dalam laga yang berlangsung ketat di hadapan ribuan pendukung tuan rumah Swiss.

Gol kemenangan itu tercipta berkat umpan dari Anton Lundell dan Mikko Lehtonen.

Kiper Swiss, Leonardo Genoni, sebenarnya tampil gemilang dengan membukukan 27 penyelamatan sepanjang pertandingan.

Namun, ia tidak mampu menghentikan peluang emas Helenius di babak tambahan.

Laga final berlangsung sangat seimbang dengan kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih.

Finlandia dan Swiss saling menekan sepanjang waktu normal, tetapi tidak ada satu pun gol yang tercipta hingga pertandingan harus dilanjutkan ke overtime.

“Kedua tim memiliki kesempatan untuk mencetak gol. Dengan dua tim terbaik di turnamen ini, terkadang hanya dibutuhkan satu pantulan atau satu peluang beruntung untuk menentukan hasil pertandingan,” kata penyerang Finlandia, Janne Kuokkanen.

Di bawah mistar Finlandia, Justus Annunen tampil sempurna dengan menggagalkan seluruh 22 tembakan yang mengarah ke gawangnya.

Penjaga gawang yang musim lalu bermain untuk Nashville Predators itu menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Finlandia menjaga clean sheet hingga akhir pertandingan.

Bagi Swiss, kekalahan ini memperpanjang penantian mereka untuk meraih gelar juara dunia pertama.

Setelah menjadi runner-up pada dua edisi sebelumnya, tim tuan rumah kembali harus puas finis di posisi kedua.

Lebih menyakitkan lagi, Swiss kembali gagal mencetak gol di partai final. Pada 2024 mereka kalah 0-2 dari Republik Ceko, sedangkan pada 2025 takluk 0-1 dari Amerika Serikat juga melalui overtime.

“Sekali lagi hanya satu gol yang membedakan. Kami tidak mampu menemukannya. Ini pertandingan yang sangat intens. Kami dan Finlandia sama-sama tidak memberi banyak ruang. Mereka mencetak gol, kami tidak. Begitulah olahraga,” ujar kapten Swiss, Nico Hischier.

Meski gagal membawa timnya juara, kapten Swiss lainnya, Roman Josi, tetap mendapat penghargaan individu.

Bek andalan Swiss tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen sekaligus masuk dalam tim All-Star Kejuaraan Dunia 2026.

Sementara itu, bek Finlandia Olli Maatta menilai keberhasilan timnya tidak lepas dari budaya kuat yang dimiliki skuad Finlandia.

“Kami memiliki budaya tim yang sangat kuat. Semua ego ditinggalkan di luar ruang ganti, dan itulah yang membuat bermain untuk Finlandia selalu terasa istimewa,” kata Maatta.

Kemenangan ini menegaskan posisi Finlandia sebagai salah satu kekuatan utama hoki es dunia, sementara Swiss kembali harus menunda impian mengangkat trofi juara untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Artikel Tag: hoki es

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/finlandia-taklukkan-swiss-untuk-raih-gelar-juara-dunia-hoki-es-kelima

Read Entire Article
Sports | | | |