Sophie Cunningham Bersyukur Tetap di Fever Meski Hanya Dikontrak Setahun

5 hours ago 8

Ligaolahraga.com -

Guard Indiana Fever, Sophie Cunningham, menegaskan rasa syukurnya setelah kembali menandatangani kontrak satu tahun senilai 665.000 dolar AS, sekaligus meluruskan komentar yang sempat menimbulkan polemik di media sosial.

Pemain berpengalaman delapan musim itu sebelumnya menjadi sorotan setelah cuplikan podcast miliknya beredar luas.

Dalam rekaman tersebut, Cunningham terdengar mengungkapkan kekecewaan karena tidak mendapatkan kontrak jangka panjang dari Fever.

Namun, ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak dimaksudkan sebagai keluhan, melainkan lebih kepada keinginannya untuk bertahan lebih lama bersama tim.

“Saya terdengar sombong dan tidak bersyukur, dan itu bukan yang saya inginkan. Saya sangat bersyukur. Ini bukan soal uang, tapi soal durasi kontrak karena saya ingin bersama mereka,” ujar Sophie Cunningham.

Ia menjelaskan bahwa konteks pernyataannya berkaitan dengan situasi setelah mengalami cedera lutut serius musim lalu.

Cunningham mengalami robekan ligamen MCL yang mengakhiri musimnya lebih cepat, sehingga ia memahami adanya pertimbangan dari pihak klub terkait kontrak jangka panjang.

Meski demikian, Sophie Cunningham mengaku telah pulih sepenuhnya.

Ia menyebut telah mendapat izin bermain sejak Februari dan kini merasa dalam kondisi fisik yang sangat baik untuk kembali bertanding.

Pada musim perdananya bersama Fever, Cunningham mencatatkan rata-rata 8,6 poin dan 3,5 rebound per pertandingan, dengan akurasi tembakan tiga angka mencapai 43,2 persen.

Pemain yang hampir berusia 30 tahun itu juga mengungkapkan bahwa ia sebenarnya menerima tawaran kontrak multiyear dari tim lain.

Namun, ia memilih bertahan di Indiana karena merasa nyaman dengan lingkungan tim dan kebersamaan yang terjalin.

“Saya ingin punya tempat tinggal tetap dan membangun sesuatu. Saya ingin itu terjadi di Indiana. Kami memiliki chemistry yang luar biasa, baik di dalam maupun luar lapangan,” katanya.

Sophie Cunningham menambahkan bahwa rekan-rekannya memahami maksud sebenarnya dari komentarnya, dan menilai reaksi di media sosial hanya memperbesar situasi.

Baik Cunningham maupun Kelsey Mitchell mengungkapkan bahwa selama periode free agency, para pemain inti tim saling berkomunikasi dan berupaya mempertahankan kebersamaan.

Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong Cunningham untuk kembali.

Indiana Fever sendiri tampil kompetitif musim lalu dengan mencapai semifinal playoff, meski kehilangan sejumlah pemain kunci akibat cedera, termasuk Caitlin Clark dan Cunningham.

Pelatih Stephanie White menilai situasi ini sebagai bagian dari dinamika profesional.

Ia memahami bahwa pemain menginginkan kepastian masa depan, sementara klub juga harus mempertimbangkan keputusan terbaik dalam jangka pendek dan panjang.

“Semua orang menginginkan keamanan dalam pekerjaan. Pemain juga manusia, mereka punya perasaan dan harapan,” ujar White.

Dengan komposisi tim yang relatif terjaga, Fever berharap dapat melanjutkan tren positif pada musim 2026.

Artikel Tag: wnba, indiana fever

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/sophie-cunningham-bersyukur-tetap-di-fever-meski-hanya-dikontrak-setahun

Read Entire Article
Sports | | | |