Shaun Evans Dibebaskan FIFA dari Tuduhan Isyarat Kontroversial

5 hours ago 7

Ligaolahraga.com -

Berita Piala Dunia: Shaun Evans dipastikan terbebas dari sanksi setelah FIFA menyelesaikan penyelidikan terkait tuduhan penggunaan isyarat tangan yang dikaitkan dengan kelompok supremasi kulit putih. Evans menjadi sorotan setelah gerakannya saat bertugas dalam laga Jerman melawan Curacao di Piala Dunia 2026 memicu perdebatan di media sosial.

Insiden tersebut terjadi ketika Evans menjalankan tugas sebagai support video assistant referee (SVAR) pada pertandingan Grup E yang berlangsung Ahad (14/6/2026). Dalam tayangan televisi, wasit berusia 38 tahun itu terlihat membentuk lingkaran menggunakan jari telunjuk dan ibu jari tangan kanannya, sebuah gestur yang kemudian dipersoalkan oleh sejumlah pengguna media sosial.

Kontroversi itu mendorong FIFA untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Badan sepak bola dunia tersebut meninjau rekaman dan berbagai informasi terkait sebelum mengambil keputusan resmi mengenai dugaan pelanggaran yang dilakukan Shaun Evans.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menyatakan tidak menemukan bukti bahwa Evans melanggar Kode Disiplin FIFA. Dengan demikian, tidak ada tindakan lebih lanjut yang akan diambil terhadap wasit asal Australia tersebut.

"Komite Disiplin Independen FIFA dapat mengonfirmasi bahwa setelah meninjau masalah yang melibatkan support video assistant referee Shaun Evans, tidak ditemukan bukti adanya pelanggaran terhadap Kode Disiplin FIFA," demikian bunyi pernyataan FIFA.

Evans sendiri langsung memberikan klarifikasi setelah penyelidikan selesai. Ia menegaskan bahwa gerakan tersebut sama sekali tidak disengaja dan tidak memiliki kaitan dengan pesan, keyakinan, atau afiliasi politik apa pun.

"Saya ingin menjelaskan bahwa saya tidak sengaja membuat gestur atau simbol tangan untuk menyampaikan pesan, afiliasi, permainan, atau keyakinan apa pun," kata Evans.

"Satu-satunya penjelasan yang bisa saya berikan adalah bahwa gerakan tersebut merupakan kedutan yang tidak disengaja dan terjadi secara bawah sadar. Saya bahkan tidak menyadari telah melakukannya pada saat itu."

Evans juga mengaku memahami mengapa gestur tersebut memunculkan berbagai interpretasi di ruang publik. Namun, ia menegaskan kembali bahwa tidak pernah ada niat untuk menyampaikan simbol tertentu melalui gerakan tersebut.

"Saya memahami bagaimana gestur itu ditafsirkan dan saya menyesalkan hal tersebut. Namun saya ingin menegaskan dengan sangat jelas bahwa saya tidak secara sadar ataupun sengaja membuat simbol tangan seperti yang dituduhkan," ujarnya.

Dengan keputusan FIFA tersebut, Evans kini dapat melanjutkan tugasnya di Piala Dunia 2026 tanpa ancaman sanksi. Kasus ini sekaligus menutup spekulasi yang sempat muncul setelah cuplikan video insiden tersebut viral di berbagai platform media sosial.

Artikel Tag: fifa, piala dunia 2026, shaun evans

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/shaun-evans-dibebaskan-fifa-dari-tuduhan-isyarat-kontroversial

Read Entire Article
Sports | | | |