Ligaolahraga.com -
Berita Piala Dunia: Amir Ghalenoei meluapkan kekecewaannya setelah Iran harus puas bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles, Selasa (16/6/2026) pagi WIB. Ia menilai berbagai kendala perjalanan yang dialami timnya telah mengganggu persiapan dan memengaruhi performa para pemain di lapangan.
Pelatih berusia 62 tahun itu mengungkapkan bahwa Iran menghadapi sejumlah perubahan mendadak terkait perjalanan dan lokasi pemusatan latihan menjelang turnamen. Menurut laporan Reuters, Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI) sebelumnya memindahkan markas tim dari Arizona ke Meksiko karena ketidakpastian terkait visa dan berbagai pertimbangan lainnya.
Menurut Ghalenoei, masalah tidak berhenti di situ. Setelah pertandingan melawan Selandia Baru, Iran awalnya dijadwalkan menginap semalam di Los Angeles untuk pemulihan sebelum kembali ke Meksiko keesokan harinya. Namun rencana tersebut berubah secara mendadak.
"Kami seharusnya menginap di sini malam ini untuk pemulihan dan kembali besok siang, tetapi kami tidak diizinkan melakukannya," kata Ghalenoei. "Sejujurnya saya tidak tahu alasannya. Saya pikir mungkin tim kami adalah tim yang paling dirugikan di seluruh Piala Dunia."
Amir Ghalenoei tidak menjelaskan pihak mana yang menerapkan pembatasan tersebut. Hingga kini FIFA maupun Departemen Luar Negeri Amerika Serikat belum memberikan komentar resmi terkait pernyataan tersebut.
Penyerang Iran Mehdi Taremi juga menyampaikan keluhannya terkait situasi yang dihadapi tim. Ia merasa kondisi tersebut membuat Iran tidak bisa tampil dalam kapasitas terbaik mereka di turnamen. "Ini tidak baik untuk kami. Saya rasa ini juga tidak baik untuk sepak bola. Saya pikir FIFA harus membantu kami lebih dari ini," ujar Taremi.
Taremi menjelaskan bahwa tim harus menjalani perjalanan yang melelahkan dari Tijuana ke Los Angeles sebelum menuju hotel dan stadion dalam waktu yang sangat singkat. Menurutnya, Iran seharusnya memiliki dua hari penuh untuk beradaptasi dengan lingkungan pertandingan.
"Situasinya sangat buruk dan memengaruhi tim kami. Kami hanya menginginkan perdamaian," katanya.
Ghalenoei juga menyoroti absennya sejumlah staf penting yang tidak dapat bergabung dengan tim karena kendala visa. Akibatnya, beberapa tugas yang biasanya dilakukan staf pendukung harus diambil alih langsung oleh tim pelatih selama pertandingan berlangsung.
Meski menghadapi berbagai kesulitan, Amir Ghalenoei tetap memuji semangat juang para pemainnya yang mampu bangkit dua kali untuk mengamankan satu poin. Namun ia mengakui kelelahan akibat perjalanan panjang membuat beberapa pemain mengalami kram sepanjang pertandingan.
Iran kini harus segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Belgia di Stadion Los Angeles, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Pertandingan tersebut akan sangat penting bagi peluang Iran untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Artikel Tag: iran, piala dunia 2026, amir ghalenoei
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/amir-ghalenoei-keluhkan-perlakuan-terhadap-iran-di-piala-dunia-2026

1 hour ago
5

















































