Ligaolahraga.com -
Shane Lowry kembali membuka peluang juara di PGA National setelah tampil impresif pada putaran ketiga Cognizant Classic, Sabtu (28/2) waktu setempat.
Pegolf asal Irlandia itu mencatatkan skor bebas bogey 8-under 63 untuk menyamai posisi puncak klasemen bersama Austin Smotherman.
Shane Lowry kini mengoleksi total 13-under setelah tiga putaran. Sementara Smotherman, yang memimpin sejak ronde pertama, menutup hari dengan skor 69 untuk tetap bertahan di posisi teratas bersama Lowry.
Tee time pada Sabtu dimajukan karena prakiraan cuaca buruk.
Lowry mengaku target awalnya hanya ingin berada di salah satu dari dua grup terakhir pada hari penentuan, namun performanya justru melampaui ekspektasi.
“Anda ingin berada dekat dengan pemimpin dan melihat apa yang mereka lakukan. Jika kondisinya seperti ini, skor rendah bisa bermunculan,” ujar Lowry.
Ia menambahkan bahwa memimpin di PGA National bukan perkara mudah karena banyak pukulan sulit yang harus dieksekusi dengan presisi.
Bagi Shane Lowry, ini bukan kali pertama ia berada dalam posisi bersaing di turnamen yang sebelumnya bernama Honda Classic tersebut.
Pada 2022, ia finis runner-up setelah kehilangan keunggulan akibat hujan deras di hole terakhir, sebelum akhirnya kalah satu pukulan dari Sepp Straka.
Setahun kemudian ia finis lima besar, lalu memimpin sendirian sebelum putaran final 2024 dan berakhir di posisi keempat bersama. Tahun lalu, ia menutup turnamen di posisi ke-11.
“Kondisi hari ini relatif minim angin, jadi ada beberapa faktor yang membuat lapangan terasa lebih mudah. Tapi tetap saja Anda harus memukul dengan baik karena green cukup keras,” kata Lowry.
Sementara itu, Smotherman sempat menghadapi tekanan setelah membukukan bogey beruntun di hole keenam dan ketujuh.
Namun ia bangkit dengan dua birdie di dua hole terakhir untuk mempertahankan peluang meraih gelar PGA Tour pertamanya.
“Saya paling menantikan besok. Bermain di depan banyak penonton dan mendengar mereka memanggil nama Anda adalah tantangan yang menyenangkan,” ujar Smotherman.
Persaingan semakin ketat dengan Nico Echavarria (66) dan Taylor Moore (67) hanya terpaut satu pukulan di 12-under.
Jimmy Stanger juga mencuri perhatian dengan skor 65 untuk naik ke posisi kelima tunggal di 11-under.
Ini menjadi akhir pekan pertamanya di PGA Tour sejak April 2024 setelah bergulat dengan cedera siku serius.
Putaran ketiga yang dikenal sebagai “Moving Day” benar-benar menghadirkan banyak pergerakan.
Skor 63 Lowry menyamai torehan terbaik hari itu bersama Patton Kizzire, yang melompat 45 posisi ke peringkat sembilan bersama Keith Mitchell dan Beau Hossler, masing-masing dengan 8-under.
Dengan satu putaran tersisa, duel Lowry dan Smotherman diprediksi menjadi sorotan utama.
Shane Lowry memburu gelar yang beberapa kali lepas dari genggaman, sementara Smotherman berambisi mencatat kemenangan perdana di PGA Tour.
Artikel Tag: pga tour, shane lowry
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/shane-lowry-dan-austin-smotherman-berbagi-puncak-di-cognizant-classic

4 hours ago
1

















































