Premier League Ungguli Eropa Berkat Faktor La Liga

3 hours ago 2

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Spanyol: Babak akhir Liga Champions musim ini telah menampilkan momen-momen dramatis. Salah satu yang paling dikenang adalah aksi Anatoliy Trubin, kiper raksasa Benfica, yang mencetak gol keempat melawan Real Madrid untuk memastikan tempat mereka di turnamen ini. Namun, di tengah gemuruh malam penuh kejutan tersebut, klub-klub Spanyol tampaknya gagal menunjukkan taring mereka musim ini.

Kondisi ini bukanlah hal baru. Sepak bola Spanyol pernah mengalami penurunan sebelumnya, terutama saat Premier League merajai Eropa dengan kekuatan finansialnya. Di musim 2007/08, tiga dari empat klub semifinalis Liga Champions berasal dari Inggris, dan situasi serupa terulang di tahun berikutnya, hanya Barcelona yang mampu menahan laju dominasi Inggris.

Melihat kembali masa keemasan Barcelona di bawah Pep Guardiola, tampak konyol jika mengingat bahwa mereka sempat dianggap remeh oleh para pengamat sepak bola Inggris. Meski klub-klub Inggris semakin kaya, dominasi mereka di Eropa tak sepenuhnya konsisten. Misalnya, Chelsea hanya berhasil meraih satu gelar Liga Champions dalam periode sepuluh tahun. Sedangkan, dari 2014 hingga 2018, klub-klub Spanyol seperti Real Madrid dan Barcelona mendominasi Eropa dengan lima gelar. Ada kedalaman kesuksesan kontinental yang dimiliki Spanyol: antara 2010 dan 2021, sembilan tim Spanyol menjuarai Liga Europa.

Minggu lalu, lima dari delapan posisi teratas fase pertama Liga Champions diisi oleh klub-klub Premier League, termasuk Tottenham Hotspur yang lolos setelah mengalahkan Manchester United di final Liga Europa. Apakah ini menandakan bahwa kekayaan Premier League telah membuat klub-klub Inggris tak tergoyahkan? Presiden La Liga, Javier Tebas, sering menggunakan argumen ini dalam usahanya untuk mendesak perubahan aturan dan kontrol keuangan yang lebih ketat dari UEFA. Sementara itu, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menggunakannya untuk mendorong konsep Liga Super Eropa.

Format baru Liga Champions memang menguntungkan klub-klub Inggris. Dengan delapan atau sepuluh pertandingan sebelum babak gugur, fase liga lebih menuntut ketahanan dibandingkan format grup lama. Ini memungkinkan rotasi pemain, dan kedalaman skuad Premier League menjadi keuntungan besar. Selain itu, klub-klub Inggris tidak bertemu sesama tim nasional di fase liga, menjadikan jadwal pertandingan relatif lebih mudah.

Meski demikian, tidak ada hal yang mencegah La Liga untuk memasarkan diri dengan lebih baik ke seluruh dunia. Real Madrid masih menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan klub Inggris mana pun dan memiliki ruang finansial untuk memperkuat skuad mereka. Kegagalan Atletico Madrid di kandang melawan Bodo-Glimt tidak bisa sepenuhnya dijelaskan oleh besarnya kontrak TV global Premier League.

Barcelona menjadi pengecualian terhormat, menjadi satu-satunya tim Spanyol yang finis di delapan besar, meskipun mereka masih terjebak dalam masalah keuangan yang ditinggalkan oleh rezim Josep Maria Bartomeu. Sementara itu, Villarreal harus menanggung malu setelah penampilan buruk mereka melawan Bayer Leverkusen di hari pertandingan ke-8. Sedangkan Athletic Club, meski bersaing di level tertinggi, tampaknya berada di akhir siklus.

Dengan memiliki lima klub di Liga Champions, dua kelemahan besar dalam kontingen Eropa La Liga terungkap, yakni Sevilla dan Valencia. Sevilla terbelit oleh manajemen internal yang buruk, sementara Valencia tertekan oleh pemilik yang tampaknya tidak memahami esensi klub.

Anthony Gordon dari Newcastle mengamati bahwa Liga Champions lebih menampilkan permainan gaya lama yang berbasis sepak bola dibandingkan Premier League. Liga Inggris saat ini lebih menekankan pada set play dan lemparan jauh.

Musim ini, lima klub Spanyol telah kebobolan 73 gol sementara enam klub Inggris hanya 45. Apakah ini menunjukkan bahwa klub-klub Spanyol tertinggal dari rival Inggris yang lebih pragmatis dan diberkati dengan sumber daya yang melimpah? Dengan Barcelona yang menempati posisi kelima sebagai pengecualian, Liga Champions sejauh ini tampak mengecewakan bagi klub-klub Spanyol. Namun, perbaikan masih sangat mungkin untuk dicapai.

Artikel Tag: Barcelona, Real Madrid, Lionel Messi

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/premier-league-ungguli-eropa-berkat-faktor-la-liga

Read Entire Article
Sports | | | |