Ligaolahraga.com -
Salah satu legenda terbesar Syracuse, Carmelo Anthony, tampaknya mulai menunjukkan ketidakpuasan terhadap kondisi terkini program bola basket kampus tersebut.
Mantan bintang NBA yang membawa Syracuse meraih satu-satunya gelar juara nasional pada 2003 itu menyampaikan reaksi singkat namun bermakna setelah kekalahan Orange dari North Carolina pada Senin (2/2) malam waktu setempat.
Syracuse takluk 77-87 dari Tar Heels, hasil yang menjadi kekalahan kelima mereka dalam enam pertandingan terakhir.
Usai pertandingan, Carmelo Anthony menuliskan âSMFHâ â singkatan dari shaking my head â di kolom komentar unggahan Instagram resmi tim yang menampilkan cuplikan laga tersebut.
Ungkapan itu dengan cepat memicu spekulasi bahwa Anthony kecewa dengan performa dan arah tim saat ini.
Tim asuhan Red Autry kini terpuruk dengan rekor 13-10 secara keseluruhan dan 4-6 di konferensi ACC.
Masalah Syracuse tidak hanya terlihat dari hasil akhir, tetapi juga dari statistik dasar yang mengkhawatirkan.
Orange berada di peringkat 363 dari 365 tim Divisi I dalam persentase tembakan bebas.
Mereka juga menjadi tim terbawah di ACC dalam persentase offensive rebound serta rasio turnover â indikator lemahnya eksekusi fundamental.
Situasi ini menjadi semakin sensitif mengingat posisi Carmelo Anthony bukan sekadar alumni legendaris, tetapi juga orang tua dari salah satu pemain Syracuse saat ini.
Putranya, Kiyan Anthony, adalah freshman guard yang bergabung dengan Orange pada 2024 dan sempat dianggap sebagai rekrutan penting bagi masa depan program.
Dalam laga melawan North Carolina, Kiyan mencetak 10 poin dalam 15 menit bermain, namun musim debutnya sejauh ini berjalan naik-turun.
Kritik tersirat dari Carmelo Anthony dinilai sebagai sinyal kurang positif bagi program.
Apalagi, ia dikenal sebagai pendukung besar Syracuse, termasuk mengucurkan dana jutaan dolar untuk membangun Carmelo K. Anthony Basketball Center, fasilitas latihan bagi tim putra dan putri. Ia juga kerap terlihat hadir langsung di laga kandang.
Usai pertandingan, Red Autry â yang kini menjalani musim ketiganya sebagai pelatih kepala setelah lama menjadi asisten Jim Boeheim â mengakui timnya masih jauh dari konsisten.
Dengan jadwal berat melawan Virginia, Duke, North Carolina, SMU, dan Louisville di depan mata, Syracuse dituntut segera berbenah jika ingin menyelamatkan musim.
âKami harus menjadi lebih baik dan lebih konsisten di kedua sisi permainan,â ujar Autry. âMasih ada pertandingan yang harus dimainkan. Kami hanya harus lebih konsisten dengan apa yang kami coba lakukan.â
Artikel Tag: Carmelo Anthony, Syracuse, NCAA
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/carmelo-anthony-soroti-program-basket-syracuse-usai-rentetan-hasil-buruk

2 hours ago
2

















































