Pengamat Tinju Ini Ingatkan Devin Haney soal Duel dengan Jaron Ennis

6 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Devin Haney memang memiliki peluang untuk naik ke kelas welter super dan menghadapi Jaron Ennis pada masa mendatang. Namun, menurut Tim Bradley, pertarungan tersebut justru akan menjadi salah satu ujian terberat dalam karier Haney.

Ennis baru saja mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petinju terbaik di kelas 154 pon. Pada Juni lalu, petinju berjuluk "Boots" itu merebut gelar WBA dan WBO setelah menghentikan Xander Zayas pada ronde ketujuh.

Dalam pertarungan tersebut, Ennis tiga kali menjatuhkan Zayas sebelum wasit menghentikan laga. Meski tampil dominan, Ennis sempat menunjukkan celah ketika terkena pukulan tangan kanan pada ronde ketiga.

Momen tersebut membuat sejumlah rival mulai percaya bahwa mereka dapat mengeksploitasi pertahanan Ennis. Salah satu nama yang tertarik memanfaatkan celah itu adalah Devin Haney.

Haney saat ini merupakan juara dunia WBO kelas welter. Ia merebut sabuk tersebut setelah mengalahkan Brian Norman Jr pada November lalu melalui kemenangan angka mutlak, setelah sebelumnya menjatuhkan lawannya pada ronde ketiga.

Namun, Haney kini belum memiliki lawan untuk pertahanan pertamanya setelah Keyshawn Davis memilih mundur dari pertarungan yang sebelumnya direncanakan. Haney kemudian dikabarkan mulai bernegosiasi dengan Jack Catterall untuk duel pada 3 Oktober.

Meski demikian, ayah sekaligus pelatih Haney, Bill Haney, sempat menyatakan keinginannya untuk mempertemukan sang anak dengan Ennis. Bradley justru meminta Haney untuk tidak terlalu serius mempertimbangkan pertarungan tersebut.

Menurut Hall of Famer itu, perbedaan ukuran dan kekuatan akan menjadi masalah besar bagi Haney.

"Itu pertarungan yang buruk untuk Devin Haney. Kalau menghadapi Boots, dia akan berhadapan dengan salah satu petinju paling atletis dan kuat dari kelas 147 hingga 154 pon," kata Bradley melalui kanal YouTube miliknya.

Bradley menilai Ennis memiliki keunggulan dalam hal jangkauan dan kemampuan mempertahankan volume pukulan sepanjang pertandingan. Kondisi tersebut diyakini akan membuat Haney kesulitan menjalankan strategi bertarungnya.

"Dia akan terus menyerang sepanjang pertandingan. Dia bisa menyamai volume pukulan Haney dan memiliki jangkauan yang jauh lebih panjang," ujarnya.

Bradley tetap mengakui Haney memiliki kecerdasan dan kemampuan membaca pertarungan yang sangat baik. Namun, menurutnya, keunggulan tersebut belum cukup untuk mengatasi tekanan fisik yang akan diberikan Ennis.

"Haney memang cerdas dan lebih berhitung dalam pendekatannya. Dia mungkin akan mendapatkan beberapa momen bagus, tetapi pada akhirnya dia akan dihancurkan perlahan oleh Boots," kata Bradley.

Untuk saat ini, duel tersebut belum menjadi prioritas. Haney masih fokus mempertahankan gelar WBO kelas welter dan kemungkinan akan menghadapi Catterall pada 3 Oktober.

Namun, jika Devin Haney mampu mempertahankan sabuknya dan kemudian memilih naik ke kelas 154 pon, pertarungan melawan Ennis berpotensi menjadi salah satu duel terbesar di divisi tersebut.

Artikel Tag: wbo, tim bradley, timothy bradley, kelas welter, devin haney, kelas welter super, jack catterall, jaron ennis

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/pengamat-tinju-ini-ingatkan-devin-haney-soal-duel-dengan-jaron-ennis

Read Entire Article
Sports | | | |