Pembangunan Huntap Warga Terdampak Bencana Tapteng Terus Dikebut

3 hours ago 2

Medan, CNN Indonesia --

Warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mulai membangun hunian sementara (huntara) secara mandiri.

Hingga kini, huntara yang dijanjikan pemerintah belum juga rampung, sementara mereka tak bisa terus bergantung pada tenda pengungsian.

Di sejumlah titik, warga terlihat mendirikan bangunan sederhana di atas tapak rumah yang sebelumnya rusak berat. Material yang digunakan pun seadanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gelondongan kayu yang terbawa arus banjir dimanfaatkan kembali untuk dijadikan tiang dan rangka dinding.

Banjir bandang yang terjadi pada 24 November 2025 menghancurkan puluhan rumah.

Sejak saat itu, warga mengungsi ke tenda darurat. Namun kondisi pengungsian yang padat dan terbatas mendorong sebagian keluarga memilih membangun tempat tinggal sementara agar bisa kembali beraktivitas lebih leluasa.

Respons pemprov Sumut

Sementara itu Pemerintah Provinsi Sumatra Utara memastikan proses pembangunan hunian tetap (huntap) masih berjalan. Gubernur Sumut, Bobby Nasution, mengatakan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi telah disiapkan untuk membantu warga yang rumahnya mengalami rusak berat.

"Kita manfaatkan dana yang tersedia untuk membantu membangun hunian tetap bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat," kata Bobby Nasution, Jumat (20/2).

Bobby menyebutkan, setiap kepala keluarga dengan kategori rumah rusak berat akan menerima bantuan sebesar Rp60 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan kembali rumah secara permanen.

"Saya hadir di sini, ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan haknya. Apalagi bulan Ramadan ini, harus tetap nyaman beribadah. Semoga warga yang terdampak bencana bisa tetap sabar dan kuat menghadapi musibah ini," katanya.

(fnr/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |