Ligaolahraga.com -
Klasemen medali Olimpiade Musim Dingin Milano–Cortina 2026 hingga hari kedelapan pada Sabtu (14/2), masih dipimpin oleh Norwegia dengan koleksi 10 emas, 3 perak, dan 7 perunggu (total 20 medali).
Dominasi negara Skandinavia itu kembali ditegaskan lewat tambahan medali dari cabang biathlon dan ski lintas alam.
Tuan rumah Italia menempati posisi kedua dengan 6 emas, 3 perak, dan 9 perunggu (18 medali), diikuti Amerika Serikat di posisi ketiga dengan 5 emas, 8 perak, dan 4 perunggu (17 medali).
Persaingan ketat juga terlihat di papan tengah, di mana Austria dan Jerman sama-sama mengoleksi empat medali emas.
Salah satu momen paling bersejarah pada hari kedelapan datang dari cabang ski alpen.
Atlet Brasil, Lucas Pinheiro Braathen, merebut medali emas slalom raksasa putra sekaligus mencatatkan medali Olimpiade Musim Dingin pertama bagi Amerika Selatan.
Ia mencatat waktu gabungan 2 menit 25,00 detik, mengungguli juara bertahan Marco Odermatt dari Swiss yang meraih perak, sementara Loic Meillard memperoleh perunggu.
Di cabang freestyle skiing, atlet Australia Jakara Anthony memenangkan nomor dual moguls putri, yang untuk pertama kalinya dipertandingkan di Olimpiade.
Ia mengalahkan wakil Amerika Serikat Jaelin Kauf di babak final. Rekan senegaranya, Elizabeth Lemley, meraih medali perunggu.
Cabang speed skating juga menghadirkan catatan penting.
Bintang Amerika Serikat Jordan Stolz memecahkan rekor Olimpiade pada nomor 500 meter putra dengan waktu 33,77 detik, sekaligus meraih emas keduanya di Milano–Cortina setelah sebelumnya menang di nomor 1.000 meter.
Perak diraih Jenning de Boo dari Belanda, sedangkan Laurent Dubreuil dari Kanada memperoleh perunggu.
Pada short track 1.500 meter putra, atlet Belanda Jens van 't Wout mengamankan emas keduanya di Olimpiade kali ini.
Hwang Dae-heon dari Korea Selatan meraih perak, sementara Roberts Kruzbergs dari Latvia memperoleh perunggu.
Norwegia kembali menambah medali emas melalui Maren Kirkeeide, yang memenangkan nomor sprint biathlon putri 7,5 km.
Selain itu, tim Norwegia juga berjaya di nomor estafet ski lintas alam putri 4x7,5 km, mengungguli Swedia dan Finlandia.
Dari cabang skeleton, atlet Austria Janine Flock meraih emas sekaligus menjadi juara Olimpiade skeleton putri tertua.
Sementara itu, Slovenia merayakan kemenangan Domen Prevc pada nomor lompat ski large hill putra.
Pertandingan hoki es putra juga berlangsung sengit.
Amerika Serikat mengalahkan Denmark 6-3, Swedia menundukkan Slovakia 5-3, Latvia mengatasi Jerman 4-3, dan Finlandia menang telak 11-0 atas Italia.
Pada hoki es putri, Kanada mengalahkan Jerman 5-1, sementara Swiss bermain imbang 1-1 melawan Finlandia.
Memasuki hari kesembilan Olimpiade Musim Dingin 2026 pada Minggu (15 Februari), sejumlah final penting akan digelar, termasuk giant slalom putri (ski alpen), estafet ski lintas alam putra 4x7,5 km, dual moguls putra, skeleton beregu campuran, lompat ski large hill putri, serta speed skating 500 meter putri.
Cabang biathlon juga akan mempertandingkan nomor pursuit putra 12,5 km dan pursuit putri 10 km, sementara pertandingan hoki es putra kembali berlanjut dengan beberapa laga penyisihan.
Dengan semakin banyak nomor yang memasuki fase penentuan, persaingan perebutan posisi klasemen medali diperkirakan akan semakin ketat dalam beberapa hari ke depan.
Artikel Tag: olimpiade, olimpiade musim dingin, milano cortina 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/norwegia-masih-pimpin-klasemen-medali-hari-ke-8-olimpiade-musim-dingin-2026

3 hours ago
2

















































