Ligaolahraga.com -
Klasemen medali hingga akhir kompetisi pada Minggu (15/2) di Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 masih menempatkan Norwegia sebagai pemimpin.
Kontingen Negeri Viking telah mengoleksi 12 emas, tujuh perak, dan tujuh perunggu, total 26 medali.
Italia membuntuti di posisi kedua dengan delapan emas dan total 22 medali, sementara Amerika Serikat berada di urutan ketiga dengan lima emas dan 17 medali secara keseluruhan.
Belanda dan Swedia sama-sama mengantongi lima emas, disusul Prancis dan Jerman yang tampil konsisten di berbagai nomor.
Tuan rumah Italia menikmati lonjakan signifikan berkat tambahan emas dari cabang ski alpen dan biathlon pada hari kesembilan kompetisi.
Sorotan utama datang dari arena ski lintas alam di Tesero, ketika Johannes Hoesflot Klaebo mengukir sejarah baru.
Atlet Norwegia itu menjadi peraih sembilan medali emas Olimpiade Musim Dingin setelah membawa timnya menjuarai estafet 4x7,5 km putra.
Klaebo tampil sebagai finisher dan memastikan Norwegia mencatat waktu 1 jam 4 menit 24,5 detik, unggul atas Prancis dan Italia.
Raihan tersebut membuatnya melampaui rekor delapan emas yang sebelumnya dipegang legenda Norwegia.
Di Cortina d'Ampezzo, veteran Italia Federica Brignone menambah kemeriahan publik tuan rumah dengan merebut emas slalom raksasa putri.
Catatan waktu gabungan 2 menit 13,50 detik memastikan emas keduanya di Milano-Cortina setelah sebelumnya menjuarai super-G.
Keberhasilan ini terasa emosional karena Brignone baru pulih dari operasi lutut hampir 10 bulan lalu.
Dari cabang skeleton, Britania Raya merayakan emas nomor beregu campuran lewat duet Tabitha Stoecker dan Matt Weston dengan waktu 1:59,36.
Weston melengkapi dwiminggu emas setelah sebelumnya menang di nomor individu putra.
Belanda berjaya di lintasan cepat melalui Femke Kok yang memecahkan rekor Olimpiade 36,49 detik untuk merebut emas 500 meter putri.
Rekannya, Jutta Leerdam, meraih perak, sedangkan Miho Takagi dari Jepang mendapatkan perunggu sekaligus medali Olimpiade kesembilannya.
Italia juga mencatat sejarah lewat Lisa Vittozzi yang memenangkan 10 km pursuit putri, emas biathlon pertama bagi tuan rumah. Di nomor putra 12,5 km pursuit, Swedia berjaya melalui Martin Ponsiluoma.
Norwegia menambah emas dari lompat ski nomor bukit besar putri lewat Anna Odine Stroem.
Sementara itu, Kanada unggul di mogul ganda putra melalui Mikael Kingsbury, dan Britania Raya merebut emas snowboard cross beregu campuran.
Di cabang hoki es putra, Amerika Serikat mengalahkan Jerman 5-1, Kanada menghancurkan Prancis 10-2, dan Swiss menundukkan Republik Ceko 4-3 dalam laga ketat.
Memasuki hari ke-10 pada 16 Februari, sejumlah final menarik telah dijadwalkan, termasuk slalom putra ski alpen, monobob putri, final pasangan campuran seluncur indah, serta final 1.000 meter putri short track.
Pertandingan hoki es putri antara Swedia melawan Amerika Serikat dan Swiss kontra Kanada juga akan menjadi perhatian, di tengah persaingan klasemen medali yang semakin ketat di Milano-Cortina.
Artikel Tag: olimpiade, olimpiade musim dingin, milano cortina 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/norwegia-kukuh-di-puncak-klasemen-hari-ke-9-olimpiade-musim-dingin-2026

4 hours ago
2

















































