Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Alex De Minaur telah mengungkapkan bahwa memenangkan gelar Grand Slam adalah tujuan utamanya saat ia berupaya mencapai puncak baru pada musim 2026 dan seterusnya.
Petenis peringkat 6 dunia telah menjadi salah satu petenis paling konsisten di turnamen ATP dalam beberapa musim terakhir dan terkualifikasi untuk ATP Finals pada musim 2024 dan 2025.
Petenis berkebangsaan Australia sekali lagi memulai musim yang baru dengan meyakinkan, termasuk setelah ia mengalahkan Felix Auger Aliassime dengan dua set langsung di final Rotterdam Open musim 2026, yang menjadi gelar ke-11 dalam kariernya.
Ia juga lolos ke perempatfinal Australian Open dan hanya kehilangan satu set saja dalam perjalanan menuju perempatfinal Grand Slam tersebut, meskipun akhirnya ia kalah dari sang juara, Carlos Alcaraz dengan tiga set langsung.
Dengan pencapaian tersebut, ia telah melenggang ke perempatfinal di keempat Grand Slam, tetapi ia belum pernah melampaui babak tersebut di Grand Slam. Sejauh ini dalam kariernya, ia telah kalah di enam perempatfinal Grand Slam dengan mengundurkan diri dari perempatfinal di Wimbledon musim 2024.
Namun setelah memenangkan gelar Rotterdam Open, ia mengungkapkan bahwa ia telah mengincar kesuksesan lebih di Grand Slam.
“Di sepanjang hidup dan karier saya, saya bukanlah tipe orang yang berbicara dengan lantang,” ungkap De Minaur kepada Bolavip.
“Saya membiarkan aksi saya yang berbicara, tetapi tentu, saya memimpikan tentang memenangkan Grand Slam. 100 persen. Itu target utama saya dan setiap petenis, dan saya akan melakukan semua hal dengan kekuatan saya untuk memenangkan Grand Slam.”
“Saya menelan kekalahan pahit di Australian Open, tetapi saya bangkit dan musim ini masih panjang. Masih ada tiga Grand Slam lagi dan banyak turnamen Masters 1000, jadi, saya harap untuk meningkatkan kemampuan dan memenangkan beberapa gelar bergengsi.”
Gelar Rotterdam Open merupakan gelar turnamen ATP level 500 keempat bagi petenis berkebangsaan Australia, tetapi ia belum pernah memenangkan gelar turnamen di atas level tersebut.
Satu-satunya final turnamen Masters 1000 yang pernah ia lakoni sampai sejauh ini adalah final Canadian Open musim 2023 dengan menelan kekalahan dua set langsung dari Jannik Sinner. Sinner dan Alcaraz telah menjadi penghalang karier petenis berkebangsaan Australia setelah total ia mencatatkan 0-19 melawan kedua bintang tenis.
Ia telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa musim terakhir, tetapi ia adalah salah satu dari sekian banyak petenis yang berjuang untuk menembus dominasi Alcaraz dan Sinner, yang telah memenangkan sembilan gelar Grand Slam terakhir di antara mereka.
Namun, ia percaya bahwa peningkatan servis dapat menjadi kunci peluangnya untuk bersaing memperebutkan gelar-gelar terbesar.
“Saya pikir saya telah banyak berkembang, jadi, saya yakin saya bisa berkompetisi demi gelar-gelar itu. Servis saya telah meningkat, yang sangat penting bagi saya,” tambah De Minaur.
“Setiap orang tahu apa yang bisa saya lakukan dari area baseline dan jika servis saya bisa membantu saya mendapatkan lebih banyak poin cuma-cuma, maka itu akan membuat hidup saya jauh lebih mudah dan pastinya akan lebih mudah untuk memenangkan gelar-gelar bergengsi.”
Setelah kesuksesan di Rotterdam Open, De Minaur dijadwalkan akan kembali beraksi di Mexican Open, Acapulco yang akan dimulai pada 23 Februari mendatang. Sampai sejauh ini, ia telah memenangkan turnamen tersebut sebanyak dua kali pada musim 2023 dan 2024.
Artikel Tag: alex de minaur, rotterdam open, jannik sinner, carlos alcaraz
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/bagi-alex-de-minaur-target-utamanya-adalah-kesuksesan-grand-slam

3 hours ago
2

















































