Muktamar NU Akan Digelar Agustus, Rais Aam PBNU Harap di Awal Bulan

3 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Setelah gonjang-ganjing di kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) jelang akhir tahun lalu yang berujung rukun lagi, muktamar atau musyawarah besar organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam terbesar di Indonesia itu akan digelar Agustus mendatang.

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengaku berharap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU digelar 1-5 Agustus 2026. Adapun lokasinya, kata dia, masih dibahas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaksanaan Muktamar NU pada awal Agustus tanggal 1-5 Agustus itu sudah siklus Muktamar, karena Muktamar sebelumnya di Jombang juga Agustus," katanya saat menutup Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jatim di Pesantren Sunan Bejagung 2, Tuban, Minggu (12/4) dikutip dari laman NUOnline Jatim.

"Soal tempat, kita rapatkan dulu, apakah Surabaya atau Jakarta, bisa juga pesantren, apakah di Pesantren Walisongo, Situbondo asuhan KH Cholil Asad atau pesantren tuan guru di NTB yang juga sudah lama minta, ataukah di Sumbar yang didukung tiga provinsi," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Miftach mengkritisi NU saat ini yang belum melaksanakan salah satu amanat utama dalam pendirian organisasi itu atau Qonun Asasi NU. Menurutnya, NU saat ini belum melaksanakan amanat membasmi kemaksiatan dan menyejahterakan umat.

"Masalahnya, NU sekarang belum melaksanakan simbol yang dilambangkan tongkat Nabi Musa yang sakti dalam membasmi kemaksiatan dan menyejahterakan umat dengan mengais tanaman atau rezeki. Faktanya, warga NU yang mencapai 87 persen dari 95 persen Muslim Indonesia itu masih unggul ekonomi sekitar 30 persen," terangnya.

Saat pembukaan Muskerwil, Wakil Rais PWNU Jatim, KH Abd Matin Djawahir, juga meminta untuk mengembalikan NU pada Qonun Asasi dan meneguhkan kembali peran Syuriyah sebagai pimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama. Dia menyampaikan pesan bawha  penentuan tempat dan tanggal muktamar seharusnya mengikuti keputusan Rais Aam PBNU.

Dia mengatakan jika diibaratkan pondok pesantren, maka Rais Aam adalah kiai dan Ketua Umum PBNU adalah pengurus pondok. Menurutnya, memasuki abad kedua NU, penting untuk mengembalikan ruh Qonun Asasi dan menempatkan Rais Aam sebagaimana posisi awalnya.

"Jangan sampai ada lembaga di atas PBNU, apapun namanya. Tidak boleh ada yang lebih tinggi dari Rais Aam dan tidak boleh ada yang menghakimi Rais Aam. Supremasi Syuriyah harus betul-betul kita perhatikan," katanya.

Pada hari yang sama di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengonfirmasi Muktamar NU bakal digelar Agustus tahun ini. Namun, Gus Ipul menyebut tanggal persis dan tempatnya masih dalam pembahasan.

"Sudah ditentukan kalau pelaksanaannya bulan Agustus, tapi tanggal dan tempatnya itu belum dibahas tapi diserahkan pada kesempatan pertama antara Rais Aam dan Ketua Umum untuk bisa melakukan pembicaraan terlebih dahulu," kata Gus Ipul setelah menghadiri acara Halal Bihalal Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) di Jakarta Pusat, Minggu (12/4) dikutip dari detik.com.

Pada kesempatan itu dia menyebut panitia inti Muktamar telah terbentuk, dimana dirinya yang menjabat sebagai ketua. Kemudian, ada Katib Am PBNU sebagai Steering Committee (SC), Mohammad Nuh sebagai sekretaris SC dan Amin Said Husni sebagai sekretaris Organizing Committee (OC).

"Kami berempat sedang berembuk untuk mengusulkan nama-nama melengkapi kepanitiaan yang insyaallah akan menyelenggarakan dua event sekaligus yang merupakan satu rangkaian: Munas Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama," tuturnya.

Gus Ipul mengingatkan seluruh pengurus wilayah dan cabang untuk fokus dalam penyelenggaraan Muktamar tersebut. Dirinya meminta pengurus wilayah jangan termakan isu yang tidak benar.

"Saya ingin menyampaikan kepada khususnya pengurus wilayah dan cabang untuk bersabar mengikuti informasi yang resmi, jangan terbawa isu-isu yang tidak benar ya. Jadi semuanya sedang dalam proses dan semuanya berjalan dengan kondusif, berjalan dengan baik," sebut dia yang juga dikenal sebagai Menteri Sosial saat ini.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus IpulSekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul juga dikenal sebagai menteri sosial pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (CNN Indonesia/Sakti Darma Abhiyoso)

Ponpes Lirboyo Kediri

Beberapa waktu lalu, beredar video yang menunjukkan Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf sowan ke pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri KH M  Anwar Mansyur.  Dalam narasi video, disebutkan kedatangan Gus Yahya terkait penyampaian aspirasi permintaan Ponpes Lirboyo Kediri sebagai tuan rumah muktamar ke-35 NU.

Mengutip dari detikJatim, pada Rabu (8/4), Juru bicara sekaligus pengasuh Lirboyo, KH Abdul Muid Shoib saat dikonfirmasi membenarkan kedatangan Gus Yahya. Namun ia menyebut hingga saat itu belum ada permintaan resmi terkait penunjukan sebagai tuan rumah.

Walaupun demikian, Gus Muid menambahkan, Lirboyo bukan tanpa pengalaman dalam menggelar agenda besar NU. Pesantren ini pernah menjadi tuan rumah Muktamar NU pada tahun 1999.

Mengutip dari Antara, Jumat (10/4), Gus Muid menegaskan pihaknya masih menunggu keputusan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terkait usulan pesantren setempat menjadi tuan rumah pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

"Keputusan resmi tentu kita semua menunggu hasil dari konferensi besar yang menurut informasi akan dilaksanakan pada bulan April ini," kata Gus Muid dalam keterangannya saat itu.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kabupaten Kediri Kiai Haji Nurul Huda Djazuli dan berbagai pihak yang telah mengusulkan Pesantren Lirboyo menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU.

Namun, ia menegaskan hingga kini belum ada permintaan resmi soal penunjukan Pesantren Lirboyo sebagai tuan rumah pelaksanaan Muktamar NU.

"Sampai saat ini, karena belum ada permintaan resmi, pihak Lirboyo juga belum pernah secara khusus membahas hal tersebut dalam forum internal," katanya.

(kid/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |