Krisis Iklim, Menteri LH Soroti Hubungan Manusia dengan Alam

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengajak masyarakat melakukan pertobatan ekologis sebagai langkah untuk memperbaiki hubungan manusia dengan alam.

Hal itu diserukan Jumhur dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Ia menilai langkah tersebut sebagai upaya membangun budaya peduli dan bertanggung jawab masyarakat atas kondisi lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk melakukan pertobatan ekologis, yakni merenung, menyadari kesalahan, dan bergerak memperbaiki hubungan kita dengan alam," ujar Jumhur dari pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com pada Minggu (7/6).

"Dengan pertobatan ekologis, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga membangun budaya peduli dan bertanggung jawab yang menjadi warisan bagi generasi mendatang," lanjutnya.

Jumhur mengatakan, saat ini dunia tengah menghadapi triple planetary crisis, yaitu perubahan iklim, degradasi keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan. Ketiga krisis tersebut saling berkaitan dan mengancam stabilitas ekologi, ekonomi, serta sosial secara global.

"Melihat kenyataan tersebut, kondisi bumi kita tidak sedang baik-baik saja. Untuk itu kita bersama-sama perlu melakukan pertobatan ekologis," kata Jumhur.

Ia menjelaskan bahwa pertobatan ekologis bertujuan untuk membangun kesadaran manusia bahwa setiap tindakan sehari-hari memiliki konsekuensi terhadap keberlanjutan bumi.

Jumhur juga menegaskan bahwa pertobatan ekologis menuntut tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa manusia adalah bagian dari alam dan memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan ekosistem bagi generasi saat ini maupun generasi yang akan datang.

"Kita diajak untuk memuliakan alam, mengintrospeksi setiap perilaku dan kebiasaan yang berdampak pada lingkungan, menyadari konsekuensi dari tindakan sehari-hari, dan melakukan aksi nyata untuk menjaga bumi yang kita cintai bersama," kata Jumhur.

Komitmen pertobatan ekologis dinilai selaras dengan upaya Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim melalui Enhanced Nationally Determined Contribution (Enhanced NDC) 2030, dengan target penurunan emisi sebesar 31,89 persen melalui usaha sendiri dan 43,20 persen dengan dukungan internasional.

Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan strategi jangka panjang Long-Term Strategy for Low Carbon and Climate Resilience 2050 (LTSLCCR 2050) sebagai arah pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim.

Kebijakan dan berbagai target tersebut dinilai Jumhur hanya akan berhasil apabila didukung oleh perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

(van/asr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |