Ligaolahraga.com -
Berita Piala Dunia: Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, memprediksi timnya akan menghadapi pertandingan yang lebih mengandalkan fisik saat berjumpa Skotlandia pada Sabtu (20/6/2026) pagi WIB. Ouahbi menegaskan The Atlas Lions harus meningkatkan performa jika ingin meraih kemenangan yang menjaga peluang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Maroko memulai perjalanan di Grup C dengan hasil imbang 1-1 melawan Brasil. Hasil tersebut membuat The Atlas Lions mengoleksi satu poin, sementara Skotlandia berada di posisi lebih baik setelah mengalahkan Haiti 1-0 pada pertandingan pertama.
Ouahbi menilai karakter permainan Skotlandia akan berbeda dibanding Brasil. "Pertandingan melawan Brasil berlangsung secara taktis, sedangkan pertandingan besok akan lebih mengandalkan fisik. Laga melawan Skotlandia akan berbeda karena mereka sangat cepat saat menguasai bola. Kami telah mempersiapkan para pemain agar siap. Kami tidak ingin mempertahankan performa yang sama seperti saat melawan Brasil. Kami ingin berkembang," ujar Ouahbi.
Meski puas dengan hasil melawan Brasil, Mohamed Ouahbi menegaskan timnya tidak boleh terlalu lama melihat ke belakang. Menurutnya, setiap pertandingan di Piala Dunia memiliki tantangan tersendiri dan tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah.
Membahas situasi Grup C, Ouahbi mengatakan, "Setiap pertandingan memiliki tingkat kesulitannya sendiri. Dalam sepak bola internasional tidak ada tim kecil dan pertandingan melawan Brasil bukanlah tujuan akhir. Kami memiliki satu poin dan mereka memiliki tiga poin. Mereka berada di depan kami dan kami harus memberikan yang terbaik. Ini akan menjadi pertandingan yang berat."
Pelatih berusia 49 tahun itu menegaskan Maroko akan tetap mempertahankan identitas permainan mereka meski kemungkinan melakukan sejumlah penyesuaian taktik. Ia ingin timnya mampu mengontrol tempo pertandingan dan memaksakan gaya bermain sendiri kepada Skotlandia.
"Kami memiliki beberapa pilihan berbeda dan kami akan tetap mempertahankan identitas serta cara bermain kami. Kami ingin mengendalikan ritme pertandingan. Kami bisa mengubah formasi dan posisi pemain, tetapi yang paling penting adalah kekompakan pada waktu yang tepat. Saya yakin kami bisa menunjukkan level yang lebih baik dan membuat kemajuan yang signifikan," kata Ouahbi.
Maroko memiliki kenangan manis saat menghadapi Skotlandia di Piala Dunia 1998. Kala itu mereka menang 3-0 melalui dua gol Salaheddine Bassir dan satu gol Abdeljalil Hadda. Namun kemenangan tersebut tidak cukup untuk membawa mereka lolos karena Norwegia secara dramatis mengalahkan Brasil pada pertandingan lainnya.
Ketika diminta membandingkan tim saat ini dengan skuad 1998, Ouahbi memilih fokus pada pertandingan yang akan datang. "Sebagian orang ingin kami menang 3-0 seperti pada 1998, tetapi saya tidak akan membicarakan itu. Para pemain fokus pada pertandingan ini. Itu terjadi pada masa yang indah. Pertandingan kali ini akan berbeda. Kami memiliki pertahanan yang sangat baik dan kami sangat percaya diri. Semua pemain memberikan yang terbaik sehingga saya tidak melihat adanya masalah di lini belakang," tutur Ouahbi.
Mohamed Ouahbi juga memberikan kabar positif terkait kondisi skuadnya. Seluruh pemain disebut mengikuti sesi latihan terakhir meski harus mengeluarkan energi besar saat menghadapi Brasil pada pertandingan pembuka.
Menjelaskan kondisi tim, Ouahbi mengatakan, "Semua pemain hadir dalam sesi latihan dan bermain 90 menit melawan Brasil bukanlah hal yang mudah. Pada pertandingan sebelumnya kami melakukan pergantian pemain karena ingin mengalahkan Brasil. Kami tahu ada beberapa pemain yang tidak bisa bermain 90 menit di setiap pertandingan, tetapi pergantian pemain membuat kami lebih kuat dan meningkatkan performa. Saya pikir kami akan melakukan hal yang sama pada pertandingan berikutnya."
Gelandang Maroko, Azzedine Ounahi, juga menegaskan timnya berada dalam kondisi mental yang sangat baik menjelang laga penting tersebut. Ia menilai dukungan jutaan warga Maroko menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain.
"Kami memiliki semangat yang tinggi. Mengapa tidak, ketika ada 40 juta warga Maroko yang mendukung kami? Pertandingan besok bahkan akan lebih sulit dibanding melawan Brasil. Skotlandia memiliki tiga poin dan kami hanya memiliki satu poin, jadi kami tidak boleh melupakan hal itu. Kami harus menang untuk mendapatkan poin yang kami butuhkan," ujar Ounahi.
Saat ditanya mengenai kemenangan 3-0 Maroko atas Skotlandia pada 1998, Ounahi mengaku masih mengingat pertandingan tersebut. "Saya ingat pertandingan itu. Kami bermain sangat baik. Namun saya tidak membicarakannya dengan para pemain karena sekarang kami hidup di era yang berbeda," tutur Ounahi.
Setelah menghadapi Skotlandia, Maroko akan menutup fase grup dengan melawan Haiti pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB. Namun sebelum memikirkan laga tersebut, Mohamed Ouahbi dan anak asuhnya sadar bahwa kemenangan atas Skotlandia bisa menjadi langkah penting menuju babak gugur.
Artikel Tag: piala dunia, maroko, skotlandia, piala dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/mohamed-ouahbi-prediksi-maroko-hadapi-laga-fisik-kontra-skotlandia

2 hours ago
7

















































