Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP: Pedro Acosta menegaskan Marc Marquez masih menjadi salah satu pembalap yang harus diperhitungkan dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski kini tertinggal cukup jauh di klasemen.
Pedro Acosta menilai Marc Marquez masih menjadi salah satu tokoh utama dalam persaingan gelar MotoGP 2026 meskipun saat ini tertinggal 72 poin dari pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi.
Pandangan tersebut disampaikan pembalap Red Bull KTM menjelang MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno. Menurut Acosta, Marquez tetap memiliki status sebagai kandidat juara karena kualitas dan rekam jejaknya di kelas premier.
Saat ini Marquez menempati posisi kelima klasemen dengan koleksi 108 poin. Meski begitu, peluangnya kembali terbuka setelah tampil impresif pada seri Hungaria dengan menyapu bersih kemenangan Sprint Race dan balapan utama di Balaton Park.
Acosta justru merasa dirinya belum layak dimasukkan dalam persaingan gelar musim ini. Pembalap asal Spanyol tersebut mengakui KTM masih belum memiliki paket yang cukup kuat untuk secara konsisten memperebutkan kemenangan.
"Saat ini belum. Kami masih cukup jauh dan perlu meningkatkan potensi motor untuk bertarung memperebutkan kemenangan terlebih dahulu. Sangat sulit mengejar poin jika hasil terbaik hanya finis kedua, ketiga, atau bahkan di luar podium," ujar Acosta.
Ia kemudian menyebut nama-nama yang menurutnya saat ini berada dalam tekanan untuk memburu gelar juara dunia.
"Saat ini Aprilia dan Ducati, atau Marco Bezzecchi, Marc Marquez, dan Jorge Martin adalah pihak yang berada di bawah tekanan untuk memperebutkan gelar," katanya.
Pernyataan Pedro Acosta muncul di tengah kebangkitan Marquez setelah sempat menjalani operasi bahu sebelum musim dimulai. Kemenangan di Hungaria menjadi bukti bahwa juara dunia tujuh kali MotoGP itu masih mampu bersaing di level tertinggi ketika kondisi fisiknya membaik.
Menariknya, Marco Bezzecchi tidak sepenuhnya sepakat membandingkan performa motor antar pabrikan. Pemimpin klasemen MotoGP 2026 itu menilai sulit mengukur kekuatan KTM, Ducati, dan Aprilia karena setiap pembalap memiliki gaya berkendara yang berbeda.
"Sulit menjawabnya karena saya tidak pernah mengendarai motor Acosta dan dia juga tidak pernah mengendarai motor saya. Saat ini kami hanya fokus pada performa kami sendiri," ujar Bezzecchi.
Sementara itu, Marquez juga mengakui bahwa Aprilia dan Ducati masih menjadi tolok ukur kekuatan musim ini. Namun, ia menegaskan performa motor sangat bergantung pada karakter dan gaya balap masing-masing pembalap.
Dengan 14 seri tersisa, peluang Marquez untuk kembali masuk dalam perburuan gelar masih terbuka. Namun, ia harus terus memangkas jarak dari Bezzecchi dan Jorge Martin jika ingin menjaga asa meraih mahkota MotoGP kedelapannya.
Artikel Tag: marc marquez, pedro acosta, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/meski-tertinggal-72-poin-marc-marquez-masih-dianggap-kandidat-juara

2 hours ago
7

















































