Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP: Aprilia tampil luar biasa di seri pembuka MotoGP Thailand 2026 dengan menempatkan empat motor mereka di posisi lima besar. Kendati demikian, bos Aprilia, Massimo Rivola enggan meremehkan Marc Marquez yang gagal finis di seri ini.
Dominasi Aprilia Racing di seri pembuka MotoGP 2026 di Buriram menjadi sorotan utama. Untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka di kelas utama, skuad asal Noale ini menempatkan empat motor di lima besar dalam satu grand prix.
Marco Bezzecchi menjadi bintang dengan kemenangan flag-to-flag yang impresif di Thailand. Ia bangkit setelah terjatuh di Sprint dan tampil sempurna pada balapan utama.
Kemenangan tersebut juga memutus rekor 88 balapan beruntun podium milik Ducati Lenovo Team, sekaligus memunculkan spekulasi bahwa dominasi Ducati telah berakhir.
Bahkan Francesco Bagnaia sempat mengakui Ducati bukan lagi motor tercepat di grid.
Namun bos Aprilia, Massimo Rivola, menolak terlena oleh hasil manis tersebut. Ia menegaskan bahwa Marc Marquez tetap menjadi tolok ukur utama musim ini.
“Kami tahu itu tidak akan selalu seperti ini karena Marc tetap pembalap yang harus dikalahkan,” ujar Rivola kepada GPOne.
Rivola mengakui kecewa dengan hasil Sprint Race, ketika Bezzecchi terjatuh saat berusaha memaksa situasi melawan Marquez.
“Saya kecewa dengan balapan kemarin. Ketika Anda punya potensi untuk all-in, Anda harus melakukannya,” katanya.
Meski demikian, ia sadar dominasi seperti di Thailand tidak akan terjadi setiap seri. Ia juga menyoroti ancaman dari pembalap muda KTM, Pedro Acosta, yang dinilainya akan konsisten bersaing di depan.
“Saya pikir ini akan menjadi kejuaraan yang menarik dan menantang untuk semua orang,” tambah Rivola.
Ia juga mengungkapkan sempat sangat marah kepada Bezzecchi usai crash di Sprint, karena sebelumnya sudah mengingatkan agar tampil lebih cerdas saat menghadapi Marquez.
“Saya bilang kepadanya untuk bermain pintar. Bahkan kemarin saya ingin membunuhnya,” ujar Rivola dengan nada bercanda.
Meski begitu, ia menyebut Bezzecchi cukup dewasa untuk memahami kesalahannya sendiri tanpa perlu dimarahi berlebihan.
Aprilia mungkin tampil dominan di Thailand, tetapi menurut Rivola, musim masih panjang. Selama Marquez masih berada di grid, perebutan gelar tidak akan pernah mudah.
Artikel Tag: marc marquez, ducati, aprilia, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/meski-dominan-di-thailand-aprilia-tetap-anggap-marc-marquez-ancaman-berat

6 hours ago
3

















































