Ligaolahraga.com -
Berita F1 datang dari Grand Prix China yang menyedihkan bagi Max Verstappen. Pembalap Belanda ini mengalami akhir pekan yang buruk, gagal meraih poin setelah finis di posisi kesembilan dalam Sprint dan gagal menyelesaikan balapan utama karena masalah pendinginan ERS. Selain itu, dua kali start yang buruk membuatnya terpuruk ke posisi belakang.
Verstappen mengkritik keras aturan baru F1 dan menyatakan bahwa metrik penonton yang menunjukkan persetujuan berdampak negatif pada olahraga tersebut. "Saya berharap mereka tidak berpikir seperti itu, karena itu pada akhirnya akan menghancurkan olahraga ini," ujarnya setelah gagal finis.
Menanggapi pernyataan Verstappen, bos Mercedes, Toto Wolff, menyebut juara empat kali itu berada dalam "pertunjukan horor" tetapi merasa sedikit simpati. "Maksud saya, Max benar-benar berada dalam pertunjukan horor," kata Wolff kepada media termasuk RacingNews365.
Wolff mencatat bahwa tayangan onboard dari kualifikasi menunjukkan betapa sulitnya mengemudikan mobil tersebut, meskipun situasi ini tidak sama dengan banyak tim lainnya. Dari perspektif hiburan, Wolff percaya bahwa balapan antara Ferrari dan Mercedes menampilkan pertarungan yang seru dengan banyak aksi salip menyalip.
"Kami semua pernah menjadi bagian dari Formula 1 ketika tidak ada overtaking sama sekali, dan kami berusaha mengubahnya. Kita terkadang terlalu nostalgia dengan masa lalu, tetapi saya pikir produk ini sudah baik," tambahnya.
Wolff juga menyoroti bahwa meskipun ada banyak aksi di lini tengah, dari sudut pandang pembalap, terutama pada saat kualifikasi yang menuntut, situasinya berbeda. "Mengangkat dan meluncur dalam kualifikasi, bagi seseorang seperti Max, yang merupakan pembalap full attack, sulit untuk ditangani," jelasnya.
Meskipun demikian, Wolff yakin bahwa masalah ini lebih terkait dengan spesifikasi mobil yang memperbesar masalah tersebut. Menurutnya, jika menonton dari layar televisi atau perangkat lain, bahkan Verstappen sekalipun akan mengakui bahwa balapannya menarik.
"Kualifikasi yang dilakukan dengan kecepatan penuh tentu menarik, tetapi ketika melihat penggemar dan antusiasme saat ada overtaking di media sosial, penggemar muda, mayoritas besar dari semua demografi, menyukai olahraga ini saat ini," pungkas Wolff.
Ia menambahkan bahwa meskipun selalu ada ruang untuk perbaikan, data dan indikator saat ini menunjukkan bahwa orang-orang menikmatinya, dan ia berdiskusi dengan Stefano Domenicali yang juga memiliki pandangan yang sama. Namun, Wolff mengakui bahwa menyetir mobil tersebut untuk beberapa pembalap mungkin tidak terlalu menyenangkan.
Artikel Tag: max verstappen
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/max-verstappen-terjebak-dalam-horror-show-f1-toto-wolff

6 hours ago
1

















































