Masa Suram Matteo Berrettini Berlanjut Dengan Kekecewaan Di Madrid

6 hours ago 8

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Dunia tenis bisa saja menjadi milik Matteo Berrettini beberapa musim lalu. Ia memiliki forehand keras dan servis apik, dan yang hampir sama pentingnya, karisma yang tinggi.

Dengan kesuksesan jangka panjang di lapangan, petenis berkebangsaan Italia bisa menjadi salah satu petenis yang paling terkenal selama bermusim-musim.

Namun, cedera berdampak buruk dan hal tersebut menyebabkan penurunan performa. Bahkan ketika ia relatif seehat, ia belum bisa mempertahankan performa yang membawanya memenangkan sepuluh gelar dalam kariernya sampai saat ini, yang terakhir kali ia menangkan pada musim 2024. Sejauh ini pada musim 2026, ia masih jauh dari masa kejayaannya.

Hal tersebut berlanjut ketika runner up Wimbledon musim 2021 melawan petenis berusia 20 tahun, Dino Prizmic yang belum memenangkan satu pertandingan pun di turnamen Masters 1000 sampai Indian Wells Open musim ini. Petenis berkebangsaan Kroasia kini naik ke peringkat 87 dunia, tetapi masih mengantongi kekalahan yang cukup panjang. Tetapi, hal tersebut tidak akan terlihat pada penampilannya melawan petenis berkebangsaan Italia di Madrid Open.

Justru Prizmic yang tidak mengalahkan dirinya sendiri. Ia terkadang mencoba memukul bola terlalu keras, tetapi tetap tenang di momen-momen penting set pertama dan berhasil mematahkan servis Berrettini di awal.

Petenis berkebangsaan Kroasia mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk memenangkan set pertama dengan skor 6-3, tetapi ia juga tampaknya tidak bermain di luar kemampuannya. Selama ia tetap tenang dan tidak membiarkan tekanan menguasai dirinya, ia tampaknya pasti akan melaju ke babak kedua.

Set kedua tidak berjalan semulus set pertama. Prizmic mulai melakukan lebih banyak unforced error daripada winner, meskipun ia lebih sering memasukkan servis pertamanya. Hal tersebut memungkinkannya untuk terus memenangkan service game sementara forehand dan backhand-nya kurang efektif.

Meski begitu, Prizmic terus mempertahankan servisnya, meskipun kadang-kadang ia ditekan oleh Berrettini. Petenis berkebangsaan Kroasia bahkan mampu mencapai deuce saat servis ada di tangan petenis berkebangsaan Italia dengan dirinya unggul 5-3 di set kedua, tetapi petenis berkebangsaan Italia berhasil mempertahankan servisnya.

Alih-alih panik dan kesulitan di service game berikutnya, petenis berkebangsaan Kroasia mempertahankan servisnya setelah dipaksa mencapai deuce untuk memenangkan set kedua dengan skor 6-4. Sikap tenangnya adalah sesuatu yang patut diperhatikan oleh penggemar tenis saat ia berusaha menapaki peringkat ATP.

Pertandingan Dino Prizmic selanjutnya tidak akan mudah. ​​Ia akan menghadapi petenis unggulan keempat, Ben Shelton di babak kedua Madrid Open.

Artikel Tag: madrid open, matteo berrettini, dino prizmic

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/masa-suram-matteo-berrettini-berlanjut-dengan-kekecewaan-di-madrid

Read Entire Article
Sports | | | |