Mantan Lawan Tim Tszyu Jagokan Errol Spence Jr Raih Kemenangan

2 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Brian Mendoza optimistis Errol Spence Jr masih mampu bersaing di level elite menjelang pertarungannya melawan Tim Tszyu. Keyakinan tersebut muncul setelah Mendoza menjalani sesi sparring bersama mantan juara dunia kelas welter itu dalam persiapan menuju laga yang akan digelar di Australia pada 25 Juli.

Pertarungan Spence melawan Tszyu akan berlangsung di kelas catchweight 158 pound. Duel ini menjadi penampilan pertama Spence sejak kalah technical knockout pada ronde kesembilan dari Terence Crawford pada Juli 2023 dalam perebutan gelar juara dunia kelas welter tak terbantahkan.

Kekalahan tersebut membuat Spence kehilangan sabuk WBC, WBA, dan IBF, sekaligus mengakhiri dominasinya di kelas welter. Kini, petinju berusia 36 tahun itu mencoba membangun kembali kariernya dengan naik ke divisi yang lebih berat.

Di sisi lain, Tim Tszyu juga datang dengan misi kebangkitan. Putra legenda tinju Kostya Tszyu itu mengalami periode sulit setelah kalah dalam tiga dari enam pertarungan terakhirnya. Ia kehilangan gelar WBO kelas menengah ringan usai dikalahkan Sebastian Fundora pada 2024, kemudian kembali tumbang dari Bakhram Murtazaliev, sebelum kembali kalah saat menjalani laga ulang melawan Fundora pada 2025.

Menariknya, kemenangan terakhir Tszyu atas petinju papan atas diraih saat mengalahkan Brian Mendoza pada 2023. Karena itu, penilaian Mendoza terhadap duel mendatang cukup menarik untuk disimak.

Dalam wawancara bersama FightHype, Mendoza menepis anggapan bahwa Errol Spence Jr hanya kembali bertarung demi mendapatkan bayaran besar.

"Bagi yang mengira dia sudah habis dan hanya datang untuk menerima bayaran, saya bisa memastikan itu tidak benar. Selama beberapa pekan berada di kampnya, saya melihat sendiri etos kerjanya. Dia terus berkembang setiap hari dan tidak pernah datang hanya untuk sekadar berlatih," ujar Mendoza.

Mendoza mengaku sempat beberapa kali mengenai Spence dengan pukulan bersih pada sesi sparring pertama. Namun, situasinya berubah ketika mereka kembali berlatih.

"Pada hari pertama saya masih bisa mendaratkan beberapa pukulan. Ketika kami sparring lagi, pukulan yang sama sudah tidak lagi masuk karena dia mampu melakukan penyesuaian. Banyak orang lupa bahwa Spence memiliki kemampuan teknis dan kecerdasan bertinju yang sangat tinggi sejak masih menjadi petinju amatir," katanya.

Ia juga menguji ketahanan pukulan Spence Jr selama sesi latihan dan mengaku cukup terkesan dengan respons mantan juara dunia tersebut.

"Saya benar benar menguji daya tahannya dengan beberapa pukulan keras, dan menurut saya dia mampu merespons dengan sangat baik," tambah Mendoza.

Dengan kondisi Tszyu yang dua kali kalah melalui penghentian wasit dalam tiga pertarungan terakhirnya, daya tahan dan pengalaman Errol Spence Jr berpotensi menjadi faktor penting yang menentukan hasil duel nanti.

Artikel Tag: kelas welter, errol spence jr, kelas menengah ringan, tim tszyu

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/mantan-lawan-tim-tszyu-jagokan-errol-spence-jr-raih-kemenangan

Read Entire Article
Sports | | | |