Mantan Bos Sebut Francesco Bagnaia Belajar Banyak dari Musim Buruk 2025

11 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Musim 2025 menjadi periode tergelap dalam karier Francesco Bagnaia bersama Ducati. Namun di balik keterpurukan itu, sang juara dunia dua kali diyakini telah mendapatkan pelajaran penting yang bisa mengubah arah kariernya.

Musim MotoGP 2025 menjadi pengalaman pahit bagi Francesco Bagnaia. Pebalap Ducati Lenovo itu gagal mempertahankan performa terbaiknya dan harus menyaksikan rekan setimnya, Marc Marquez, mendominasi kejuaraan dengan motor yang sama.

Bagnaia yang sebelumnya tampil konsisten sebagai kandidat juara sejak 2021, terlihat kehilangan arah sepanjang musim. Adaptasinya terhadap Desmosedici GP25 tidak berjalan mulus, membuatnya terpuruk dan mulai disorot sebagai pebalap yang tertekan secara mental.

Namun mantan bos pertamanya di MotoGP, Francesco Guidotti, menilai musim buruk itu justru menjadi titik balik penting bagi pebalap bernomor 63 tersebut.

Dalam perbincangan di podcast ZamTube bersama jurnalis MotoGP Giovanni Zamagni, Guidotti menegaskan bahwa Bagnaia telah belajar dari kesalahan yang ia buat.

“Angka tidak pernah berbohong. Pecco itu pebalap yang keras kepala. Kadang itu menjadi kekuatan, kadang justru menjadi kelemahan terbesarnya,” ujar Guidotti.

“Dia tipe orang yang harus jatuh dulu untuk benar benar memahami.”

Menurut Guidotti, Bagnaia terlalu berusaha mengulang sensasi yang ia rasakan saat menggunakan motor GP24, yang membawanya meraih 11 kemenangan pada 2024 dan nyaris mengunci gelar dunia ketiga.

“Dia sendiri sudah mengakui bahwa mencoba menghidupkan kembali perasaan musim sebelumnya adalah kesalahan,” katanya. “Dalam karier, selalu ada fase berbeda dan dia harus belajar beradaptasi.”

Upaya Bagnaia mencari solusi instan sempat membuahkan hasil di Motegi, saat ia tampil sempurna sepanjang akhir pekan. Namun performa itu tidak bertahan lama dan kembali merosot pada seri berikutnya di Mandalika.

Situasi tersebut juga diyakini memberi ketegangan tersendiri dalam hubungannya dengan Luigi Dall’Igna, sosok di balik pengembangan motor Ducati. Kembalinya Bagnaia ke komponen lama menjadi sinyal bahwa GP25 belum sepenuhnya sesuai ekspektasi.

Menjelang MotoGP 2026, tekanan terhadap Francesco Bagnaia semakin besar. Kontraknya memasuki fase krusial dan masa depannya di Ducati dipertaruhkan. Namun Guidotti percaya pengalaman pahit 2025 telah menempa mental sang pebalap.

“Dia sudah belajar dengan cara paling sulit. Sekarang pertanyaannya hanya satu, seberapa cepat dia bisa beradaptasi dengan perubahan berikutnya,” tutup Guidotti.

Artikel Tag: Francesco Bagnaia, MotoGP 2025, Ducati

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/mantan-bos-sebut-francesco-bagnaia-belajar-banyak-dari-musim-buruk-2025

Read Entire Article
Sports | | | |