Ligaolahraga.com -
Berita Liga Italia: Mantan pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, merasa terkejut dengan keterlibatan klubnya dalam skandal wasit di Serie A. Menurutnya, musim lalu tim Nerazzurri justru dirugikan oleh keputusan wasit dan tidak diuntungkan seperti yang diklaim banyak pihak. Inzaghi menegaskan bahwa kemenangan mereka atas Barcelona dan Bayern Munich di Liga Champions sama menyenangkannya dengan meraih trofi.
Inzaghi memberikan komentarnya mengenai skandal yang mengguncang Serie A, di mana Pengawas Wasit, Rocchi, menangguhkan diri setelah Jaksa Milan mengklaim dia mempengaruhi keputusan VAR dan menugaskan wasit yang menguntungkan Inter dalam beberapa pertandingan musim 2024-25. Meski demikian, laporan terkini menunjukkan bahwa Rocchi tidak pernah bertemu dengan eksekutif Inter dan tidak ada pemain atau direktur dari klub Serie A yang tengah diselidiki.
"Saya sangat terkejut. Inter kehilangan banyak poin musim lalu akibat kesalahan wasit di Serie A dan Supercoppa," ungkap Inzaghi. Dia merasa aneh mendengar Inter disebut dalam skandal ini, mengingat mereka merasa dirugikan, bukan diuntungkan. "Bagaimana mungkin ada skema seperti itu? Musim lalu adalah musim yang sial bagi kami," lanjutnya.
Selama empat tahun bersama Inter, Inzaghi berhasil meraih satu gelar Serie A dan mencapai final Liga Champions dua kali. "Saya memenangkan banyak hal dalam empat tahun dan puas dengan hasilnya," katanya. Meski menerima kritik, dia tetap bangga dengan pencapaian Inter di Eropa dan menyebut kemenangan melawan Bayern dan Barcelona sebagai malam yang tak terlupakan.
Musim lalu, kekalahan telak 5-0 dari PSG di final Liga Champions menjadi laga terakhir Inzaghi bersama Inter. "Kami tiba di pertandingan itu dengan sedikit energi, baik fisik maupun mental," jelasnya. Dia menampik kabar bahwa dirinya telah memberi tahu para pemain Inter tentang kepergiannya sebelum final, menegaskan bahwa keputusan tersebut baru dibuat setelah pertemuan dengan manajemen klub.
Kini, Inzaghi melanjutkan kariernya di Al-Hilal di Liga Pro Saudi dan tidak menyesali keputusannya. Sementara itu, di bawah asuhan Cristian Chivu, Inter semakin dekat meraih gelar Scudetto. "Mereka sangat hebat. Kemenangan tidak pernah mudah, dan itu juga berkat Chivu," puji Inzaghi.
Pada final Coppa Italia yang akan datang, Inter akan berhadapan dengan Lazio, dua klub yang pernah dilatih Inzaghi. Mengenai siapa yang akan didukungnya, Inzaghi menjawab dengan bijak, "Saya akan duduk dan menikmati pertunjukan. Semoga yang terbaik menang."
Artikel Tag: inter milan, simone inzaghi
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/inzaghi-soroti-kontroversi-wasit-dan-kenangan-manis-lawan-barca-bayern

6 hours ago
10

















































