Ligaolahraga.com -
Berita Liga Inggris: Liam Rosenior menegaskan dirinya akan menjadi “dirinya sendiri” selama menangani Chelsea dan tidak terpengaruh oleh berbagai komentar miring yang mengiringi penunjukannya sebagai pelatih kepala anyar The Blues.
Pelatih berusia 41 tahun itu resmi menandatangani kontrak hingga 2032 pada Selasa (6/1/2026) lalu, menggantikan Enzo Maresca yang hengkang di tengah musim. Rosenior akan menjalani laga pertamanya bersama Chelsea saat menghadapi Charlton Athletic pada putaran ketiga Piala FA, dini hari nanti.
Dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih kepala The Blues, Liam Rosenior menilai potensi klub asal London Barat tersebut sangat besar. “Potensinya tidak terbatas,” ujar Rosenior. “Saya tidak menjanjikan apa pun, tetapi saya sangat percaya kami bisa sangat sukses di sini.”
Rosenior bukan sosok asing dengan tekanan dan keraguan publik. Ia mengingat kembali awal masa kepelatihannya di Strasbourg, Prancis, sebelum akhirnya direkrut Chelsea. “Saat saya datang ke Strasbourg, saya dianggap lelucon oleh media. Mereka bilang tim saya akan finis terakhir,” katanya. “Saya dianggap bukan siapa-siapa dari Inggris, tetapi kami finis hanya tiga poin dari zona Liga Champions. Kebisingan itu hanya kebisingan.”
Pada musim lalu, Rosenior sukses membawa Strasbourg finis di posisi ketujuh Ligue 1 dan meraih tiket kompetisi Eropa. Klub tersebut berada di bawah naungan BlueCo, grup kepemilikan yang juga mengendalikan Chelsea. Meski demikian, Rosenior menepis anggapan bahwa dirinya hanya akan mengikuti arahan pemilik klub tanpa pendirian sendiri.
“Saya rasa mustahil berada di posisi ini tanpa menjadi diri sendiri,” tegasnya. “Saya paham apa yang ditulis media, tetapi Anda tidak bisa menjadi manajer jika tidak membuat keputusan sendiri.”
Chelsea saat ini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Premier League dan tengah menjalani lima laga tanpa kemenangan. Kendati begitu, The Blues masih bertahan di tiga kompetisi piala lainnya musim ini. Rosenior menyadari tuntutan besar yang datang bersama pekerjaannya di Stamford Bridge, terutama dari para pendukung.
“Di klub sebesar ini, fans menginginkan kesuksesan dan mereka berhak akan hal itu,” ujarnya. “Untuk memenangkan hati fans, saya harus memenangkan pertandingan dan membangun tim yang mewakili mereka.”
Ia menutup dengan menegaskan ambisinya menciptakan The Blues yang kembali disegani lawan. “Tugas saya adalah membangun tim yang membuat lawan takut datang ke Stamford Bridge,” pungkas Rosenior.
Artikel Tag: Liam Rosenior, Chelsea, Premier League
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/liam-rosenior-tegas-jadi-diri-sendiri-di-chelsea-abaikan-kebisingan

12 hours ago
4

















































