Ligaolahraga.com -
Dunia balap NASCAR berduka setelah salah satu pembalap terbaiknya, Kyle Busch, meninggal dunia pada usia 41 tahun, Kamis (21/5) waktu setempat.
NASCAR bersama keluarga Busch dan Richard Childress Racing (RCR) mengumumkan kabar tersebut melalui pernyataan resmi.
Busch meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat sakit serius, hanya tiga hari sebelum dirinya dijadwalkan tampil pada balapan Coca-Cola 600 di Charlotte Motor Speedway.
Hingga kini, penyebab pasti kematiannya belum diumumkan.
“Atas nama keluarga Busch, seluruh pihak di Richard Childress Racing dan NASCAR, kami sangat terpukul mengumumkan kepergian mendadak dan tragis Kyle Busch,” demikian pernyataan NASCAR.
NASCAR menyebut Busch sebagai salah satu talenta langka yang hanya muncul sekali dalam satu generasi.
Sepanjang lebih dari dua dekade kariernya, Busch dikenal sebagai pembalap penuh gairah, agresif, dan memiliki kemampuan luar biasa di lintasan.
Kyle Busch merupakan juara NASCAR Cup Series dua kali bersama Joe Gibbs Racing pada 2015 dan 2019.
Pembalap asal Las Vegas itu juga memegang rekor kemenangan terbanyak sepanjang sejarah NASCAR di tiga seri nasional dengan total 234 kemenangan.
Ia mengoleksi 63 kemenangan di Cup Series, 102 kemenangan di O'Reilly Auto Parts Series, dan 69 kemenangan di Truck Series.
Dua angka terakhir menjadi rekor sepanjang masa di masing-masing kategori.
Menurut laporan Associated Press, Busch sedang menjalani sesi simulator balap Chevrolet di Concord, North Carolina, pada Rabu ketika dirinya tiba-tiba tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit di Charlotte.
Dalam rekaman panggilan darurat 911 yang diperoleh AP, Busch dilaporkan mengalami sesak napas, merasa kepanasan, dan batuk mengeluarkan darah sehari sebelum meninggal dunia.
Penelepon yang tidak disebutkan identitasnya mengatakan Busch terbaring di lantai kamar mandi kompleks latihan General Motors dalam kondisi masih sadar.
Kepergian Kyle Busch memicu gelombang duka dari berbagai tokoh NASCAR. Mantan rekan setimnya, Denny Hamlin, mengaku sulit mempercayai kabar tersebut.
“Saya benar-benar tidak bisa memahami kabar ini. Kami hanya perlu memikirkan keluarganya saat ini,” tulis Hamlin di media sosial.
Brad Keselowski menyebut kabar tersebut sebagai sesuatu yang sangat mengejutkan, sementara Dale Earnhardt Jr. mengatakan dirinya sangat terpukul atas kehilangan tersebut.
“Kyle adalah salah satu pembalap terbaik dalam sejarah NASCAR. Namun di luar lintasan, dia juga seorang ayah, suami, saudara, dan teman,” ujar Earnhardt Jr.
Kyle Busch dikenal sebagai sosok kontroversial dengan julukan “Rowdy” dan “Wild Thing” karena gaya balap agresif, konflik dengan pembalap lain, dan sikap emosionalnya di lintasan.
Namun karakter itulah yang membuatnya memiliki basis penggemar loyal bernama “Rowdy Nation.”
Meski performanya dalam beberapa musim terakhir menurun bersama RCR, Busch masih menunjukkan daya saing.
Pekan lalu, ia memenangkan balapan Truck Series di Dover yang menjadi kemenangan terakhir dalam kariernya.
NASCAR memastikan balapan Coca-Cola 600 tetap berlangsung sesuai jadwal akhir pekan ini. Austin Hill akan menggantikan Busch mengemudikan mobil nomor 8 milik RCR.
Busch meninggalkan istrinya Samantha serta dua anak mereka, Brexton dan Lennix.
Artikel Tag: nascar, kyle busch
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/legenda-nascar-kyle-busch-meninggal-dunia-di-usia-41-tahun-karena-sakit

6 hours ago
3

















































