Jakarta, CNN Indonesia --
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang tunai dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Jumat (10/4) malam.
"Selain mengamankan para pihak, dalam kegiatan ini Tim juga mengamankan barang bukti diantaranya dalam bentuk uang tunai," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengatakan total ada 13 orang, dari 18 orang yang ditangkap dalam OTT semalam, dibawa ke Gedung KPK, Jakarta, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Tiga belas orang diantaranya dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap. Tahap pertama, Bupati, sudah tiba pagi ini. Kemudian siang ini, tahap kedua tim membawa sebelas orang, dan tahap ketiga membawa satu orang," ujarnya.
Selain Gatut, mereka yang dibawa ke Jakarta antara lain, 12 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan 1 orang merupakan pihak lainnya.
"Selanjutnya para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih," katanya.
Gatut merupakan Bupati Tulungagung periode 2025-2030 setelah menang Pilkada 2024 bersama wakilnya, Ahmad Baharudin.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat pasangan Gatut Sunu Wibowo-Ahmad Baharudin menang pada Pilkada Tulungagung 2024 dengan perolehan 50,72 persen suara.
Ia sebelumnya adalah kader PDIP, namun keluar dan bergabung ke Partai Gerindra sebelum pemilihan. Gatut sempat menjadi Wakil Bupati Tulungagung 2019-2023. Ia juga dikenal sebagai pengusaha toko bangunan.
Sebelumnya, KPK juga sudah menangkap sejumlah kepala daerah pada awal tahun ini. Beberapa kepala daerah yang ditangkap berasal dari Jawa Timur, seperti Bupati Ponorogo dan Wali Kota Madiun.
(fra/lyd/fra)
Add
as a preferred source on Google

13 hours ago
8
















































