Kotoran Burung Ganggu Permainan Prannoy & Loh Kean Yew, Panitia Dibuat Malu

14 hours ago 3

Ligaolahraga.com -

New Delhi - Para petugas di Yonex Sunrise India Open dibuat malu pada hari Kamis setelah pertandingan tunggal putra antara HS Prannoy dan Loh Kean Yew dihentikan dua kali karena petugas terpaksa membersihkan kotoran burung yang mendarat di area permainan.

Kejadian pertama terjadi ketika Prannoy dari India sedang melakukan servis saat unggul 16-14 di game pertama. Wasit menghentikan pertandingan dan memanggil petugas kebersihan sementara mantan Juara Dunia Yew melihat ke arah langit-langit Stadion Indoor Indira Gandhi untuk mencari pelakunya.

Kejadian itu terulang sekali lagi di game ketiga, kali ini saat Yew melakukan servis kepada Prannoy pada kedudukan 1-0. Puing-puing disingkirkan dari lapangan, dan pertandingan dilanjutkan dengan kemenangan Yew dari Singapura dengan skor 21-18, 19-21, 14-21.

Kebetulan, insiden ini bukanlah kali pertama pertandingan di India Open dihentikan karena seekor burung buang kotoran di lapangan.

Tahun lalu, pertandingan ganda putri antara Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan dari Malaysia melawan pasangan Jepang Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto dihentikan karena alasan yang sama.

Namun, insiden itu terjadi di aula indoor KD Jadhav—fasilitas olahraga yang lebih kecil di dalam Kompleks Olahraga Indira Gandhi.

Edisi India Open kali ini diadakan di stadion utama kompleks yang sama. Acara ini dipandang sebagai ajang uji coba untuk Kejuaraan Dunia, yang akan diadakan di tempat yang sama pada bulan Agustus tahun ini. Insiden tersebut merupakan momen memalukan terbaru bagi penyelenggara acara World Tour 750, yang telah menjadi berita karena alasan yang salah.

Para pemain mengeluhkan kebersihan dan kualitas udara yang buruk. Yew menyinggung hal terakhir itu setelah pertandingannya.

“Stamina semua orang langsung turun drastis. Cuacanya tidak bagus. Kesehatan saya juga menurun cukup signifikan. Saya bernapas lebih sedikit. Saya memakai masker sebisa mungkin. Saya sebisa mungkin tetap di dalam ruangan, tapi hanya itu yang bisa saya lakukan,” katanya kepada wartawan setelah pertandingan.

Sebelumnya, pemain peringkat 3 dunia Anders Antonsen telah menarik diri dari turnamen tersebut dengan alasan kualitas udara yang buruk di Delhi.

“Karena polusi yang sangat parah di Delhi... saya rasa tempat ini bukan tempat yang tepat untuk menyelenggarakan turnamen bulu tangkis,” tulis Antonsen sehari yang lalu. Pemain Denmark lainnya, Mia Blichfeldt, adalah orang pertama yang menyuarakan kekhawatiran tentang turnamen tersebut.

“Menurut saya lantainya kotor. Ada banyak kotoran di lapangan. Ada kotoran burung. Ada burung-burung yang terbang di sekitar arena,” kata pemain berusia 28 tahun yang berada di peringkat 20 dunia itu setelah pertandingan babak pertamanya.

Pernyataan Blichfeldt dibantah oleh Asosiasi Bulu Tangkis India ( BAI) , yang mengatakan bahwa burung-burung dan kondisi kebersihan yang dibicarakan pemain Denmark itu merujuk pada lapangan latihan di aula KD Jadhav dan bukan stadion tempat kompetisi diadakan.

“Arena permainan telah dijaga kebersihannya, bebas dari kotoran dan burung merpati, dan beberapa pemain telah menyatakan kepuasan mereka dengan kondisi di tempat tersebut,” kata BAI dalam pernyataan itu.

Artikel Tag: HS Prannoy, Loh Kean Yew, India Open 2026, Indira Gandhi

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/kotoran-burung-ganggu-permainan-prannoy-loh-kean-yew-panitia-dibuat-malu

Read Entire Article
Sports | | | |