Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP: Pembalap Honda HRC Castrol, Luca Marini, memiliki hubungan emosional dengan Indonesia. Ia pernah mencatat hasil impresif di Sirkuit Mandalika dengan finis tiga besar meski dalam kondisi bahu belum sepenuhnya pulih dari cedera. Sejak saat itu, Indonesia menjadi salah satu destinasi yang kerap ia kunjungi selain Italia.
Dalam kurun kurang dari tiga bulan, Marini sudah dua kali datang ke Tanah Air. Pada akhir Januari, ia menjalani sesi latihan bersama para pembalap VR46 Riders Academy, termasuk Valentino Rossi, di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Awal Maret ini, giliran Bali yang menjadi lokasi kunjungannya dalam rangkaian agenda bersama Honda.
Marini mengaku terkesan dengan pengalaman budaya yang ia dapatkan. “Bisa memahami lebih dalam tradisi dari berbagai daerah di Indonesia itu luar biasa, terutama di Bali. Kami mendapat penjelasan detail, mengikuti kegiatan tradisional dan menyaksikan tarian. Kami benar benar menikmatinya,” ujarnya.
Antusiasme penggemar balap motor di Indonesia juga menjadi kesan tersendiri bagi adik Valentino Rossi tersebut. Ia menilai dukungan publik selalu terasa hangat dan penuh semangat, sesuatu yang menurutnya selaras dengan kecintaannya terhadap dunia balap.
Di luar kegiatan nonteknis, fokus utama Marini tetap pada performa motor Honda RC213V musim ini. Ia sepakat dengan rekan setimnya, Joan Mir, bahwa peningkatan terbesar ada pada sektor mesin. Selain itu, ia merasakan kemajuan saat pengereman dan masuk tikungan.
Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah, terutama terkait cengkeraman ban belakang saat time attack di sesi kualifikasi. Menurutnya, potensi balapan Honda sejatinya lebih baik dibanding hasil start yang diraih. Pada seri pembuka musim ini di Thailand, Marini finis di posisi kesepuluh setelah memulai balapan dari posisi kurang ideal.
“Potensi kami dalam balapan sebenarnya lebih baik dibanding saat kualifikasi. Jika bisa start lebih depan, hasilnya tentu akan lebih maksimal,” katanya.
Peran Marini dalam memetakan persoalan teknis motor sejak musim lalu juga mendapat apresiasi. Pendekatan analitisnya bahkan menarik minat pabrikan lain, termasuk Yamaha, di tengah situasi kontraknya yang akan berakhir tahun ini.
Namun target Luca Marini tetap jelas, membawa Honda kembali bersaing di papan atas. Ia optimistis beberapa seri ke depan akan memberikan gambaran lebih nyata soal kapasitas motor saat ini. Target jangka pendeknya adalah konsisten start di dua baris terdepan, sebelum berbicara soal podium dan kemenangan.
Artikel Tag: honda, luca marini, motogp indonesia, joan mir, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/luca-marini-puji-indonesia-dan-targetkan-podium-bersama-honda

2 hours ago
1

















































