Klopp Menolak Tawaran Tim Inggris dan Dua Klub Premier Setelah Tinggalkan Liverpool

3 hours ago 1

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris – Pesona dan kharisma Jurgen Klopp rupanya belum pudar meski sang pelatih karismatik sudah mengundurkan diri dari Liverpool pada akhir musim 2023/24. Agen Klopp, Marc Kosicke, mengungkapkan bahwa manajer asal Jerman itu sempat menolak tiga tawaran pekerjaan bergengsi tak lama setelah meninggalkan Anfield, termasuk dari dua raksasa Premier League: Chelsea dan Manchester United.

Kosicke menjelaskan bahwa Klopp bersikeras menolak semua pendekatan tersebut karena masih ingin beristirahat dari hiruk pikuk dunia manajemen sepak bola. Pria berusia 58 tahun itu memang sempat menyampaikan bahwa dirinya kelelahan setelah nyaris satu dekade memimpin The Reds, dan kini lebih menikmati peran barunya sebagai Global Head of Soccer Red Bull—jabatan yang membuatnya tetap terlibat dalam sepak bola, namun jauh dari tekanan di tepi lapangan.

Menariknya, minat tinggi terhadap Klopp bukan hal mengejutkan. Dalam sembilan tahun di Liverpool, ia membawa klub meraih nyaris semua trofi yang mungkin—dari gelar Premier League pertama dalam 30 tahun hingga trofi Liga Champions ke-6. Tak heran, sejumlah klub besar berebut jasanya. Akan tetapi, berbeda dengan momen ketika ia meninggalkan Borussia Dortmund dan segera menggantikan Brendan Rodgers di Liverpool, kali ini Klopp benar-benar menepati janji untuk beristirahat panjang, bahkan mungkin selamanya.

Namun begitu, dunia sepak bola Inggris belum bisa “move on” darinya. The Times melaporkan bahwa baik Chelsea maupun Manchester United mencoba membujuk Klopp untuk kembali lebih cepat ke arena. Tapi sang pelatih menolak mentah-mentah, menegaskan bahwa satu-satunya klub yang akan ia tangani di Inggris hanyalah Liverpool. “Jurgen sangat senang dengan apa yang telah ia capai,” ujar Kosicke. “Dan ia masih akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu pelatih besar yang tak pernah dipecat, hanya melatih tiga klub sepanjang kariernya.”

Kepergian Klopp berbarengan dengan perubahan besar di kursi manajer Premier League. Chelsea kala itu berpisah dengan Mauricio Pochettino sebelum menunjuk Enzo Maresca, yang kemudian digantikan Liam Rosenior karena performa tak konsisten. Di Old Trafford, Erik ten Hag sempat bertahan sebelum akhirnya posisinya diambil alih Ruben Amorim pada akhir 2024. Kedua klub tersebut bak “pintu putar” manajer, kontras dengan stabilitas Liverpool yang kini mempercayakan tongkat estafet kepada Arne Slot—pelatih asal Belanda yang langsung mempersembahkan titel liga di musim debutnya.

Tidak hanya klub, FA Inggris pun dikabarkan sempat melirik Klopp sebelum akhirnya menunjuk Thomas Tuchel sebagai pelatih baru tim nasional menggantikan Gareth Southgate. Tuchel sendiri sukses membawa Inggris tampil gemilang di kualifikasi Piala Dunia 2025 tanpa kebobolan satu gol pun. FA tampaknya memang beralih arah, memilih pelatih dengan mental juara ketimbang pelatih lokal muda. Klopp pun termasuk dalam radar tersebut, meski sesuai dugaan, ia kembali menolak.

Meski kini fokus di luar lapangan, sang “Normal One” diyakini suatu hari akan kembali “mencium aroma ruang ganti”. Agen­nya bahkan mengisyaratkan, jika Klopp kembali, mungkin ia akan menuju Real Madrid—klub yang kabarnya sangat meminatinya—atau kembali berkarier di tanah kelahirannya, Jerman. Untuk saat ini, dunia sepak bola hanya bisa menunggu apakah sang maestro akan kembali ke arena, atau benar-benar menutup buku perjalanannya yang legendaris.

Artikel Tag: liverpool, jurgen klopp, thomas tuchel, arne slot

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/klopp-menolak-tawaran-tim-inggris-dan-dua-klub-premier-setelah-tinggalkan-liverpool

Read Entire Article
Sports | | | |