Ligaolahraga.com -
Berita Tinju : Nama Keyshawn Davis semakin sering dibicarakan dalam dunia tinju profesional. Petinju asal Norfolk, Virginia itu dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di generasinya berkat kombinasi kemampuan teknik, kecerdasan bertarung, serta kekuatan pukulan yang cukup mengesankan.
Davis yang kini berusia 27 tahun masih belum terkalahkan sejak memulai karier profesionalnya. Dalam belasan pertarungan yang telah dijalani, ia berhasil menunjukkan perkembangan yang konsisten dan mampu menarik perhatian penggemar maupun pengamat tinju.
Salah satu sosok yang mengenal kemampuan Davis dengan cukup baik adalah petinju kelas berat Richard Torrez. Keduanya pernah menjadi bagian dari tim tinju Amerika Serikat pada Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada 2021 akibat pandemi global. Dalam ajang tersebut, Davis dan Torrez sama sama berhasil meraih medali perak.
Setelah Olimpiade, keduanya kemudian menandatangani kontrak profesional dengan promotor Top Rank dan mulai membangun karier masing masing di dunia tinju profesional.
Torrez mengungkap bahwa ia pernah beberapa kali menjalani sesi sparring dengan Davis ketika masih berada di tim nasional. Menurutnya, pengalaman tersebut cukup menantang karena Davis memiliki kekuatan pukulan yang tidak biasa untuk petinju di kelas ringan.
“Saya pernah sparring dengan Keyshawn Davis. Saya selalu bertarung serius dengannya karena dia juga selalu tampil serius,” ujar Torrez.
Ia menjelaskan bahwa banyak orang mempertanyakan mengapa dirinya tidak menahan kekuatan ketika berlatih dengan petinju yang berada di kelas berat badan lebih ringan.
“Banyak yang bertanya kenapa saya tidak menahan pukulan saat sparring dengan petinju yang lebih ringan. Jawabannya sederhana, Keyshawn memukul seperti petinju kelas berat,” katanya.
Torrez menambahkan bahwa dalam sesi latihan tersebut keduanya sama sama bertarung dengan intensitas tinggi.
“Ketika kami sparring di masa amatir, pukulan benar benar dilepaskan. Jika dia memukul keras, tentu saya juga akan membalas dengan keras. Walau saya petinju kelas berat, dia tetap petinju kelas dunia,” lanjutnya.
Davis sendiri terus menunjukkan perkembangan dalam karier profesionalnya. Pada awal tahun ini ia mencatat kemenangan penting dengan menghentikan Jamaine Ortiz, petinju yang dikenal tangguh dan sulit dikalahkan.
Pertarungan tersebut juga menjadi debut Davis di kelas super ringan. Meski demikian, ia disebut berencana kembali naik divisi dalam waktu dekat dengan menargetkan kelas welter yang diisi sejumlah nama besar seperti Devin Haney dan Ryan Garcia.
Sementara itu Richard Torrez juga tengah menunggu kesempatan penting dalam kariernya di kelas berat. Rencananya ia akan menjalani final eliminator versi IBF melawan Frank Sanchez, meski pertarungan tersebut sempat tertunda akibat cedera yang dialami petinju asal Kuba tersebut.
Dengan perkembangan yang terus positif, baik Keyshawn Davis maupun Torrez diprediksi akan menjadi dua nama yang patut diperhitungkan dalam peta persaingan tinju dunia dalam beberapa tahun ke depan.
Artikel Tag: tinju dunia, tinju kelas ringan, tinju kelas welter, tinju kelas super ringan, heavyweight, keyshawn davis
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/keyshawn-davis-disebut-sebut-punya-pukulan-seperti-petinju-kelas-berat

2 hours ago
2

















































