Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Karolina Pliskova yang menjalani musim 2026 yang luar biasa, tersenyum menyambut datangnya musim grass-court, permukaan lapangan yang dapat membantunya mewujudkan pencapaian terbesar yang masih tertunda.
Meskipun banyak yang berpikir bahwa masa kejayaan petenis berkebangsaan Pliskova sudah berlalu, kenyataannya ia masih memiliki ambisi tinggi. Menginjak usia 34 tahun, saat ini ia berada di luar peringkat 100 besar, tetapi dengan antusiasme seperti di hari pertama.
Mari kita ingat bahwa ia adalah salah satu dari sedikit petenis peringkat 1 dunia yang belum pernah memenangkan gelar Grand Slam, termasuk Dinara Safina dan Jelena Jankovic. Memang benar bahwa ia tetap satu-satunya yang masih bisa memperbaiki hal tersebut, itulah sebabnya ia terus bekerja keras setiap hari, pulih dari setiap cedera dan tampil di turnamen dengan tujuan menemukan kesempatan yang telah lama luput dari genggamannya.
Sebagai semifinalis Australian Open dan French Open serta runner up di Wimbledon dan US Open, tidak perlu lagi mengingatkan di mana batas kemampuannya. Tidak perlu juga ditekankan di permukaan lapangan mana ia menjadi lebih berbahaya.
Kita berbicara tentang grass-court, tentu saja, sebuah turnamen di mana servisnya yang kuat menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan. Apakah ia benar-benar memiliki segalanya untuk menjadi ancaman selama satu setengah bulan ini?
Ia memulai musim ini dengan menghuni peringkat 1.054 dunia, angka yang telah ia turunkan ke peringkat 106 dunia setelah hanya berkompetisi di tujuh turnamen. Apa yang telah dicapai sang petenis patut dipuji. Pada usia 34 tahun, ia harus mengatasi beberapa cedera dan operasi yang hampir mengakhiri kariernya.
Di Queen’s Club Championships pekan ini, ia berhasil lolos ke perempatfinal setelah mengalahkan petenis AS, McCartney Kessler dan Victoria Mboko, meskipun petenis berkebangsaan Kanada harus mundur karena cedera di set kedua.
Tentu saja, pada tahap ini, ia sangat menyadari bahwa beberapa pekan mendatang menghadirkan peluang luar biasa baginya.
“Saya selalu mencoba bermain di beberapa turnamen sebelum Wimbledon untuk mendapatkan ritme dan beradaptasi dengan permukaan lapangan ini. Pekan depan, saya akan bermain di Eastbourne, tempat saya bermain selama bermusim-musim serta di Birmingham,” ungkap Pliskova.
“Bagi saya, grass-court jauh lebih baik daripada tempat lain, jadi, saya menyukai bagian musim ini di mana kami menghabiskan begitu banyak waktu di Inggris, meskipun terkadang cuacanya tidak mendukung, lapangan selalu sempurna. Permainan saya selalu merespons dengan baik di sini, selalu bersinar di grass-court, jadi, saya berharap merasa lebih baik seiring berjalannya babak.”
Ia mengetahui bahwa peluangnya di Wimbledon lebih tinggi dibandingkan di tempat lain, itulah sebabnya kata-kata sang petenis menjadi peringatan bagi para pesaingnya.
“Itu akan sangat bergantung pada undian yang saya dapatkan, di sini anda juga bisa menghadapi lawan yang sangat berbahaya di babak-babak awal. Jika saya bisa melewati pertandingan pembuka dan kemudian babak kedua, siapa tahu, mungkin saya bisa menjadi ancaman,” tukas Pliskova.
“Tetapi ya, anda membutuhkan kepercayaan diri itu, anda perlu datang dengan beberapa kemenangan, dengan banyak pertandingan yang telah anda jalani. Misalnya, musim ini saya bisa memainkan banyak pertandingan di turnamen clay-court, itu pasti akan membantu saya, jadi kita lihat saja nanti.”
Di perempatfinal Queen’s Club Championships, Pliskova akan bertemu petenis berkebangsaan Kroasia, Donna Vekic.
Artikel Tag: wimbledon, karolina pliskova, queen`s club championships
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/karolina-pliskova-sesumbar-masih-bisa-berbahaya-di-wimbledon

4 hours ago
6

















































