Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Jack Draper mengatakan ia merasa sedang menyaksikan kemundurannya sendiri selama menghadapi perjuangan cedera yang dialaminya baru-baru ini, tetapi ia tidak membayangkan kariernya "hanya akan dipenuhi cedera".
Petenis berusia 24 tahun akan kembali beraksi dalam pertandingan kompetitif di Eastbourne Open pekan ini setelah berjuang dengan cedera pada lengan, lutut, dan bahunya selama satu musim terakhir. Masalah cederanya dimulai di Wimbledon musim lalu, ketika ia tengah berada di puncak kariernya.
Dalam kurun waktu 18 bulan, petenis berkebangsaan Inggris mencapai semifinal Grand Slam, mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya -- peringkat 4 dunia -- dan memenangkan gelar Masters 1000 pertama dalam kariernya di Indian Wells musim 2025.
Namun, memar tulang di lengan yang digunakannya untuk servis menyebabkan ia harus mengakhiri musim 2025 lebih cepat dan ia hanya mampu melakoni 11 pertandingan dalam satu musim terakhir. Cedera lutut, yang dialaminya di turnamen clay-court, Barcelona Open pada bulan April, telah membuatnya absen selama dua bulan.
Di Eastbourne Open, ia akan menghadapi petenis peringkat 32 dunia sekaligus semifinalis Queen's Club Championships baru-baru ini, Brandon Nakashima, dalam pertandingan pertamanya setelah kembali bertanding.
"Tenis adalah olahraga yang sulit karena saya pernah berada di peringkat 10 besar dunia, melakukan hal-hal hebat, dan peringkat anda terus menurun setiap pekan," ungkap Draper.
"Ini tidak seperti tim sepak bola di mana anda bisa memiliki pemain pengganti yang masuk dan menggantikan posisi anda. Rasanya seperti anda menyaksikan penurunan performa anda sendiri. Saya tidak percaya saya adalah atlet yang cedera, saya adalah atlet yang kuat. Saya tidak membayangkan karier saya akan selalu diwarnai cedera."
Petenis berkebangsaan Inggris harus berjuang untuk kembali naik peringkat, setelah terlempar dari peringkat 100 besar selama masa istirahatnya. Ia masuk dalam babak utama Wimbledon, yang akan dimulai satu pekan setelah Eastbourne Open pada hari Senin (29 Juni), tetapi berharap dapat banyak berlatih di grass-court pekan ini.
"Saya tidak tahu bagaimana jalannya kompetisi ini (Eastbourne dan Wimbledon) dalam hal kemenangan dan kekalahan saya," tutur Draper. "Saya ingin periode ini segera berlalu, yaitu masa-masa keluar masuk turnamen dan kembali selama satu atau dua pekan.”
"Saya merasa mampu menjadi petenis yang saya inginkan lagi di lapangan, yang merupakan hal yang sangat bagus setelah satu musim penuh perjuangan."
Petenis berkebangsaan Inggris akan didampingi juara Grand Slam tiga kali sekaligus mantan petenis peringkat 1 dunia, Andy Murray selama di Eastbourne Open. Murray telah bergabung dengan petenis berusia 24 tahun untuk musim grass-court, tetapi mengatakan kepada BBC Sport bahwa ia berharap dapat bekerja sama dengannya dalam jangka panjang.
"Saya kehilangan banyak kepercayaan diri pada tubuh saya selama satu musim terakhir dan memiliki seseorang yang percaya pada saya adalah hal yang sangat positif," tambah Draper.
"Hubungan kami sangat istimewa dan itu memberi saya sedikit lebih banyak energi, terutama pada saat saya kembali dan perlu memiliki energi positif di sekitar saya."
Artikel Tag: wimbledon, eastbourne open, jack draper
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/jack-draper-tak-ingin-dilabeli-sebagai-atlet-cedera

1 hour ago
6

















































