Herve Renard Kecewa Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

4 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Berita Piala Dunia: Herve Renard tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Tunisia menelan kekalahan telak 0-4 dari Jepang pada Ahad (21/6/2026) siang WIB di Estadio Monterrey Guadalupe, Meksiko. Hasil tersebut memastikan langkah The Eagles of Carthage terhenti di fase grup setelah sebelumnya juga kalah 1-5 dari Swedia pada pertandingan pembuka Grup F.

Kekalahan dari Swedia membuat Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) memecat Sabri Lamouchi dan menunjuk Renard sebagai pelatih baru menjelang laga melawan Jepang. Namun, pergantian pelatih belum mampu mengubah nasib tim yang kembali tampil di bawah ekspektasi pada pertandingan kedua.

Jepang membuka keunggulan melalui Daichi Kamada yang memanfaatkan umpan silang Keito Nakamura. Gol tersebut menjadi gol tercepat Samurai Biru di Piala Dunia, melampaui rekor sebelumnya yang dicatat Shinji Kagawa saat menghadapi Kolombia pada edisi 2018.

Setelah unggul cepat, Jepang terus menekan pertahanan Tunisia. Ayase Ueda menggandakan keunggulan sebelum jeda, sementara Junya Ito dan Ueda kembali mencetak gol pada babak kedua untuk memastikan kemenangan telak Samurai Biru.

Menanggapi hasil tersebut, Herve Renard mengakui dirinya berharap bisa segera mengembalikan kepercayaan diri para pemain. Namun, gol-gol cepat yang dicetak Jepang membuat rencana yang telah disusun menjadi sulit dijalankan sepanjang pertandingan.

Membahas performa timnya, Renard mengatakan, "Saya memiliki harapan besar untuk segera mengembalikan kepercayaan diri para pemain yang sempat hilang dan mereka menunjukkan keinginan untuk tampil lebih baik. Namun, kami dihukum oleh gol-gol yang datang pada menit-menit awal pertandingan."

Renard juga menyoroti lemahnya pertahanan Tunisia dalam menghadapi serangan cepat Jepang. Menurut pelatih asal Prancis tersebut, timnya gagal mengantisipasi pergerakan lawan dan tidak mampu menjaga organisasi permainan ketika berada dalam tekanan.

Ia menilai penampilan Tunisia pada 20 menit pertama babak kedua cukup menjanjikan, tetapi secara keseluruhan masih jauh dari standar yang dibutuhkan untuk bersaing di turnamen sebesar Piala Dunia. Karena itu, ia menolak mencari alasan atas kekalahan yang dialami timnya.

"Jepang adalah tim yang hebat dan berkembang sangat baik. Kami tidak boleh mencari alasan untuk membenarkan kekalahan ini. Performa kami tidak bagus dan kami seharusnya tidak bermain seburuk ini di ajang yang ditunggu jutaan orang," ujar Renard.

Mantan pelatih Maroko dan Arab Saudi itu juga menilai Tunisia memiliki masalah yang lebih mendasar. Berdasarkan pengalamannya mengikuti sepak bola Afrika, ia melihat kelemahan dalam organisasi pertahanan serta permainan kolektif yang perlu segera dibenahi.

Meski baru menangani tim dalam waktu singkat, Herve Renard tetap mengambil tanggung jawab penuh atas hasil buruk tersebut. Ia merasa seharusnya bisa membantu tim tampil lebih kompetitif pada pertandingan penting melawan Jepang.

Menutup komentarnya, Renard mengatakan, "Saya mengenal sepak bola Afrika dengan baik dan sudah sering melihat Tunisia bermain. Saya percaya ada masalah yang jelas dalam lini pertahanan dan permainan kolektif mereka. Saya bertanggung jawab penuh atas pertandingan ini dan hasil akhirnya."

Tunisia kini dipastikan gagal melaju ke babak gugur setelah menelan dua kekalahan beruntun. Laga terakhir melawan Belanda pada Jumat (26/6/2026) pagi WIB hanya akan menjadi kesempatan bagi The Eagles of Carthage untuk menyelamatkan harga diri dan menghindari pulang tanpa poin dari Piala Dunia 2026.

Artikel Tag: jepang, piala dunia, tunisia, piala dunia 2026, herve renard

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/herve-renard-kecewa-tunisia-tersingkir-dari-piala-dunia-2026

Read Entire Article
Sports | | | |